Tag: #thoughtoftheday #lessonlearned #quote

Finding Soulmate: The Final Chapter

Assalamuallaikum semuanya,

baru sempat menulis lagi di sini, mestinya tulisan ini ditulis H-1 menjelang ijab kabul akad nikah sebulan lalu ya temens…

Apa daya menjelang dan sesudah menikah dunia berputar sangat cepat, mengurus semua berdua (yang dulu masih calon) suami, dari pagi sampai malam masih kesana kemari ngurus macem-macem. Seneng, alhamdulillah…berarti kerja tim kami berdua baik, komunikasi lancar di saat hal paling kritis. Alhamdulillah drama free.

Namun, nggak bisa berbagi perasaan bahagia-degdegan-groginya sebelum hari pernikahan sama yang baca blog saya in real time hehehe…

Nah, berhubung alhamdulillah…InsyaAllah saya sudah menemukan jodoh saya, mudahan Allah ridho dan kami bisa sakinah mawaddah wa rahmah untill jannah  aamiin…

Maka saya mau menutup sub menu “Finding Soulmate” saya ini dengan tulisan dikit. Anggaplah kesimpulan dari semua kegalauan saya dalam pencarian menemukan jodoh terbaik menurut Allah

Menurut saya, menemukan jodoh itu harus dimulai dengan menemukan diri sendiri dulu. Menemukan apa yang kamu inginkan dalam hidup, menemukan apa yang ingin kamu simpan dan apa yang ingin kamu buang dalam hidup kamu, menemukan apa yang ingin kamu raih di masa depan, menemukan apa yang bikin kamu bahagia. Menemukan dirimu sendiri, mencintai dirimu sendiri

Finding soulmate is loving yourself first

Mencintai diri sendiri sudah pasti akan berujung dengan menemukan Siapa Pencipta kita.

Mencintai Allah kembali

Mendekatkan diri kita kembali kepada Allah, sang pemberi rejeki dan jodoh.

Jangan pernah putus doa…dan ikhtiar

Ikhtiarnya cewe ya  memperbaiki diri, menjadi perempuan muslimah terbaik

dan tidak menutup diri kalau di comblangin dengan siapa pun.

Karena …

Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu; Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui.” (QS. Al Baqarah: 216).

Setelah menikah, saya nggak menyangka Allah kasih saya suami yang bikin saya makin jatuh hati…alhamdulillah. Padahal waktu awal dikenalin, saya ogah-ogahan. Tapi saya tetap prasangka baik sama Allah, nurut sama Allah dan nyari ridho orang tua, mendengarkan semua nasihat keluarga dan sahabat. Alhamdulillah Allah Maha Baik…

“The secret to finding and keeping your soul mate is to find (and keep) yourself first!” (selina almodovar, mindbodygreen.com)

“But when you come to terms with who you are, what you like, and what’s important to you, then dating and finding your ideal soul mate becomes much easier. Finding and loving yourself makes it easier to find the soul mate who will love you, too.” (selina almodovar, mindbodygreen.com)

Yup, kalau kamu sudah menemukan diri sendiri akan lebih mudah memutuskan apakah lelaki ini baik buat dirimu atau tidak

Bahkan untuk keputusan penting dalam hidup lainnya selain jodoh…

Perjalanan saya mengarungi bahtera rumah tangga baru di mulai, perjalanan beribadah dalam rangka menyempurnakan separuh agama baru dimulai, masih banyak tantangan di depan nanti

Akhir kata, semoga semua yang baca selalu diberi keberkahan dan kebaikan oleh Allah SWT

love you all :kiss :kiss

Wassalam

Advertisements

This Too Shall Pass…

Assalamuallaikum minna san,

Lama ya nggak menulis-curhat di sini

Selain menulis Tantangan 10 harinya IIP hehehe…

Kali ini mau menulis sambil curhat seperti biasa

Sebagai pengingat bahwa saya harus bersyukur di anugerahi orang-orang yang sabar luar biasa di sekeliling saya

Apa jadinya saya tanpa kalian semua…

Terima kasih untuk Alif kun,

Anak laki-laki yang banyak banget sabarnya menghadapi mamah yang tiap pulang sore atau malam

trus nangis sambil meluk A kun karena menghadapi hari yang berat, dan A kun bilang : sabar ya mah… semangat ya mah… dan ngajak becanda atau main biar mamah ketawa lagi

atau mamah pulang dengan muka cemberut lalu ngomel-ngomel untuk kesalahan kecil yang tidak sengaja Alif lakukan, tapi Alif tetep sabar…

Terima kasih dan maafkan mamahmu ya jib

 

Terima kasih untuk mamah dan papap

yang sabar ngadepin anaknya yang masih banyak kekurangannya sebagai anak…

yang masih banyak bantuin apalagi mau nikahan tapi anaknya yg juga calon manten ini ada di tempat jauh

yang selalu kasih nasehat bijak dan mengena apapun masalah yg lagi dihadapi anaknya

yang tak pernah putus doain anaknya

Terima kasih banyak ya mamah dan papap

Terima kasih untuk saudara-saudaraku

saudara kandung dan para ade ipar yang cantik-cantik

yang selalu mau direpotin, apapun…

mulai nasehat bijak sampe candaan receh yang meringankan beban hidup

nengokin ke Jepang, nitipin beli susu diet, bantuin siapin dokumen syarat KUA, dll

Terima kasih banyak semuanya

Terima kasih buat calon suami

yang sabarnya luar biasa…

ngadepin saya yang kalau ngambek bisa nangis sambil marah berhari-hari

saya musti belajar sabar lagi

Terima kasih ya sayang

Terima kasih untuk semua sahabat dunia akhiratku

yang ada di saat sedih maupun senang

yang nangis bareng di pojokan warung kopi sambil berbagi tissue bareng…

yang bilang : aku juga gituuuuuu, kok samaaa…

yang mau di repotin sama sy…

yang selalu kasih nasehat bijak dan semangat

cari sy nanti di akhirat ya…

I Love you semua….

Allah sayang banget sama saya makanya dikasih orang-orang baik dan sabar di sekeliling saya

Alhamdulillah

Ganbarimashou!!

Matsuyama, saat cuaca udah 3 derajat

dan setelah 3 hari nangis melulu

this too shall pass mah…

Semoga Selalu…

Barakallah fii umrik,

Selamat ulang tahun calon suamiku, calon imamku, calon ayah buat anak-anak kita, calon mantu buat kedua orang tuaku, calon saudara untuk adik-adikku

Sudah nggak sabar pengen mencoret kata “calon” hihi… mudahan Allah ridho aamiin

Semoga selalu sehat, biar bisa liat anak cucu cicit canggah…aamiin…

Semoga Allah memberkahi umurmu dan bisa membawa manfaat bagi orang-orang sekitar…aamiin…

Semoga selalu bahagia, lahir dan bathin dan bisa membahagiakan keluarga dan orang sekitar…aamiin…

Semoga semakin sempurna imanmu, selalu dilimpahkan rahmat-Nya untuk setiap usaha mewujudkan impian…aamiin…

Semoga Allah selalu menjaga dan melindungimu…aamiin…

Semoga kehidupan kita selalu di jalan Ridho dan Rahmat Allah…aamiin…

 

Mamah, Pila dan Alif sayang Ayah…

 

Matsuyama, 18 Nov 2018

00:09 WITA

posting draft sambil vc sama yang lagi ultah

We have been through worse and survived…

Assalamuallaikum minna san,

entah ya mendadak banyak banget bahan untuk ditulis

saya lagi bahagia alhamdulillah

setelah 4 hari berturut-turut nangis nggak berhenti, sampe mata bengkak, perih, sampai di lab pun saya mewek, pagi, sore….

kenapa?

banyak hal, PMS, tekanan bertubi-tubi, luka batin, persiapan nikah #ups, dll jadi satu

nanti saya cerita soal itu di artikel terpisah ya…

saya orangnya gitu, kalau beban saya sudah terlewati, barulah saya cerita…nggak semua juga saya ceritain, kan aib hehehehe…saya cerita supaya bisa diambil pelajaran, bagaimana saya bisa melewati tantangan hidup itu.

…you are not alone girls, We have been through worse and survived….

 

biasanya apa yang bisa bikin saya senyum lagi?

 

  1. Curhat sama Allah, di sepertiga malam, nangis-nangis dah tuh kamu sanah…mengaji…. beneran, Allah nggak pernah ninggalin hambaNya, walaupun kitanya aja suka gak tau diri…merasa dekat dan dicintaiNya itu bikin saya punya kekuatan dan pikiran yang lebih jernih, Allah akan kasih solusi…
  2. Saya harus menghadapi masalah itu, kalau terlalu kompleks ya diuraikan dikit dikit…masalahnya sama diri sendiri? bicaralah sama diri sendiri, lewat diary, depan cermin, intinya intropeksi diri; masalahnya sama orang lain? bicarakan baik-baik…masalahnya sama tugas yang slow progress? ya dicicil aja kerjainnya…*nyindir amat buuuk…
  3. Me time : do what you loved most, menambah energi positifmu dan kamu akan siap menghadapi dunia!
  4. Merasa dicintai….perlu banget ini, supaya kita sebagai perempuan merasa berharga, bahkan ketika belum punya pasangan, kamu bisa merasakan cinta dari Allah, keluarga, sahabat…. know that many people love you, know your worth, then you can conquer all obstacles in life
  5. Bersedekah lah, ringankan beban orang lain, akan melapangkan hatimu wahai kisanak…membuat dirimu juga bersyukur
  6. Maafkan, ikhlaskan…. saya masih perlu banyak belajar untuk hal ini hihihi…

 

“Dan bersegeralah kamu kepada ampunan dari Tuhanmu dan kepada surga yang luasnya seluas langit dan bumi, yang disediakan untuk orang-orang yang bertakwa. (Yaitu) orang-orang yang menafkahkan (hartanya), baik di waktu lapang maupun di waktu sempit, dan orang-orang yang menahan amarahnya dan memaafkan (kesalahan) orang, Allah menyukai orang-orang yang berbuat baik… Mereka itu balasannya ialah ampunan dari Tuhan mereka dan surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai, sedang mereka kekal di dalamnya, dan itulah sebaik-baik pahala orang yang beramal.” (Surat Ali-Imran: 133-136, eramuslim.com)

akhir kata, semoga kita menjadi manusia yang lebih baik lagi setelah melewati banyak tantangan

berlian menjadi indah ketika melewati mesin gerinda bukan?

semangat, we will survive!

 

wassalam

 

Jumat Hangat

Assalamuallaikum minna san,

Jumat lalu, 28 Sept

saya kebagian tugas jadi pengisi jumat hangat di WAG nya kelas IIP bunda sayang pra nikah

semua anggota pra nikah akan dapat gilirannya, saya tukeran jadwal karena saya pengen biar cepet selesai aja tugas hihi….

dan ini mau share beberapa quote dari komen-komen saya yang gak jelas saat diskusi serta tanya jawab dengan anggota kelas lainnya, semoga jadi pengingat diri saya sendiri :

Tidak ada yang tidak mungkin, Limitmu adalah Unlimited jika bersama Allah

Jangan pernah meremehkan kekuatan doa, sekecil apapun harapan, adalah doa…

“Bisa jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan bisa jadi kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu. Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui.”(QS. Al Baqarah: 216)

Kita akan mengetahui The Big Picture maksud Allah, setelah mengalami semua hal…karena itu, jalani saja Allah tau yang terbaik…ikhtiar dan tawakal

Siapa yang mendidik satu laki-laki berarti telah mendidik satu manusia, sedangkan siapa yang mendidik satu perempuan berarti sedang mendidik satu generasi.” Bung Hatta

Setinggi apapun pendidikan perempuan, sebesar apapun profesi dan jabatanmu wahai perempuan, kemuliaanmu di hadapan Allah ada di rumah, mendidik keluarga…..

Jika ingin maju, harus merubah cara pandang agar lebih positif…

Jangan pernah mengeluh, menangis hanya di atas sajadah….

Apa yang kita pikirkan akan menjadi doa, seberat apapun hidup, selama bersama Allah, InsyaAllah bisa dilewati….

Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya…~quote

Karena sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan, sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan (Al Insyirah ayat 5-6)

 

Insya Allah, semoga semua yang membaca ini bisa mencapai impian dan doa pamungkasnya…tekun, konsisten. berusaha dan berdoa…sedikit demi sedikit jadi bukit, langkah besar diawali dengan langka-langkah kecil..jadi harus terus semangat!!!

 

semua tulisan adalah pengingat buat diri saya sendiri di kala letih dan lelah berusaha….di kala doa-doa belum waktunya dikabulkan….

semangat mamah citra, Allah sayang kita semua!!!

 

wassalam

Jumat Hangat Citra
Jumat, 28 September 2018 jam 19:00 wib

Memantapkan Hati Memilih Pasangan Hidup

Assalamuallaikum minna san,

wew, judulnya keceh amat…entah isi tulisannya hahahaha….

oke, tulisan ini mungkin akan berguna bagi kalian…

dimana, saya dulu nggak banyak punya referensi dan yang pasti tidak membuka diri menerima banyak masukan dan referensi dalam memilih pasangan hidup

makanya

salah pilih

lalu nggak mampu menerima

dan sudah nggak sanggup bertahan

kemudian memutuskan menyerah saja

demi kebaikan anak dan kebaikan jangka panjang

saya nggak mau temen-temen saya dan yang baca ini mengalami hal yang sama, makanya saya share pengalaman saya

saya beberapa minggu lalu dalam kondisi takut banget mengalami hal yang sama seperti dulu, salah pilih… hal ini bisa bikin saya ketakutan setengah mati dan jadi drama

walaupun semua sudah di cek ricek, ditanya sana sini, diperhatikan setiap detil perilakunya, minta nasehat sana sini…

tetap aja, kalau nemu sifatnya yang menurut saya kekurangan

muncul pertanyaan : sanggupkah saya menerimanya sepanjang hidup saya?

karena hidup bersama itu artinya mencintai segala kekurangan pasangan kita, 24 jam sehari

saya sanggup nggak?

kalau zaman masih pacar-pacaran beberapa tahun lalu, mungkin saya dengan mudah minta udahan, simple, seperti : saya nggak bisa punya suami yang tukang tepe-tepe; tukang ngutang; nggak pernah sholat; yang setiap ada masalah selalu pakai emosi dibandingkan logika; yang 2-3 tahun lagi pensiun sedangkan saya masih pengen bisa naik gunung sama suami; yang keriputnya duluan saya muncul dibandingkan dia; yang sumber pendapatannya bukan dari sumber yang menurut saya berkah

tapi saat ini nggak semudah itu, usia saya makin bertambah, usia biologis makin pendek, keluarga udah saling kenal, anak-anak udah seneng, dan yang paling utama adalah: jawaban sholatnya adalah banyak membawa keberkahan

makin bingung lah saya

pada akhirnya jawaban ditemukan ketika sholat, mengaji, minta nasehat orang tua dan sahabat yang lebih mengerti

entah ini cobaan menjelang menikah atau bagaimana, saya nggak tau

dan akhirnya

beberapa nasehat yang mungkin akan sangat berguna buat diri kalian yang lagi baca ini

“saya memilih suami saya tanpa pernah pacaran, ya karena dia sholat, dia nggak ngajak pacaran tapi ngajak nikah, dan aku capek pacaran melulu hahahha….

“saya mantab memilih suami karena dia sholat, dia langsung datengin orang tua tanpa saya tahu, dan ketika bertanya sama temen-temennya ya dia orangnya baik, nggak macam-macam”

“kalau soal kekurangan, sifat jelek…waah mbak, baru 2 hari nikah aja udah berantem, semua diberantemin, seminggu ada 2-3 kali berantem, sampai 6 bulan menikah barulah mereda.”

“sifat jelek? waduuh, itu mah bahan berantem, hal kecil kaya sembarangan naruh sepatu dan kaus kaki juga jadi bahan berantem…tapi pada akhirnya kan seiring waktu akan saling menyeimbangkan, suami yang sembarangan jadi rada teratur walaupun masih nggak seperti yang saya harapkan, dan saya yang tukang ngomel jadi berkurang karena malu sama sikap suami yang bijak kalau lagi menemukan kekurangan istrinya”

“kalau sifat mah cit, lihat aja mamah-papap udah puluhan tahun masih aja berantem kan…tapi yang penting dilihat masih banyak kelebihan yang dimiliki pasangan”, ini mah ketahuan siapa yang kasih nasehat wkwkwk

pamungkasnya adalah, nasehat di awal saya dicomblangin, oleh mak comblang saya :

“kamu mau cari yang sempurna kaya apa siy cit? kalau kamu cari yang sempurna, kamu sendiri apakah sudah sempurna?”

“ketakutanmu akan salah pilih, dll itu, saya nggak bisa jamin, nggak ada manusia yang bisa jamin bagaimana kedepannya nanti, hanya Allah yang tahu, hanya Allah. kita hanya berusaha aja…”

mau tau tanggapan si bapak yang dari tadi jadi bahan omongan? hihi…

“kalau kamu punya kekurangan atau sifat jelek gimana saya? ya saya langsung berusaha berpikiran positif, oh mungkin lagi dalam tekanan tugas-tugas lab, mungkin lagi PMS, mungkin lagi capek, dll..berusaha memaklumi”

“toh, sifat jelek kamu nggak seberapa dibandingkan mantan istri saya dulu, tau aja kan gimana…”

“lagian mau apalagi siy…ingat nggak visi misi yang dulu dibikin bareng, kalau dibaca dan diingat lagi visi misi keluarga yang akan dibangun, masalah-masalah begini itu akan jadi hal kecil”

well, pada akhirnya saya bukan manusia sempurna, saya banyak kekurangan, saya cuman pengen jadi manusia yang lebih baik lagi

pengen punya pasangan yang bisa menemani saya beribadah, temen ngobrol disaat anak-anak sudah besar dan pergi dari rumah, menjadi pasangan sedunia sesurga

namun semuanya nggak bisa kita prediksi kedepannya bagaimana, hanya Allah yang tau

jodoh, usia, rejeki adalah misteri Ilahi

termasuk perceraian, jangan pernah menghakimi pasangan yang memutuskan berpisah, karena siapapun kalau memang udah suratan takdirnya harus pendek jodohnya, ya sampai disitu aja, memutuskan berpisah juga bukan keputusan yang mudah apalagi udah ada anak

jadi? ya jalani sebaik-baiknya menjadi manusia, berusaha dan berdoa sama Allah

berprasangka baik dengan Allah

semoga hal baik maupun yang buruk bisa jadi pelajaran buat semua

semoga kalian menemukan jodoh terbaik ya…dan mantap melangkah ke penghulu

uhuk

ihiw

*ini saya godain kalian

 

wassalam

 

 

nb: InsyaaAllah mantap sama yang ini mah *uhuy

Kekuatan Doa

Assalamuallaikum minna san,

 lama tak berjumpa, ngapain aja saya selama tepat satu bulan nggak posting?

ngapain ya? mengurangi hal-hal kurang penting dan mencoba melakukan hal-hal yang lebih prioritas aja mungkin

dan biasanya kalau lagi galau-galau saya lebih baik nggak curhat di sosmed…lebih baik sholat, tanya sama Allah…dan dapet jawabannya dari qur’an dan nasehat keluarga dan sahabat…nanti soal ini saya ceritain di postingan berikutnya ya

okeh, mari menulis

sebenernya postingan ini berisi tentang bagaimana Allah menjawab doa saya, yang saya nggak menyangka bakal dikabulkan Allah dikemudian hari…

doa apakah itu?

doa pengen punya jodoh yang rajin pergi ke mesjid untuk sholat subuh

ihiw

uhuk

*keduanya adalah komenan kalian :p

Jadi, dahulu kala…di saat saya lagi sendiri, dan lagi ramai orang-orang menggalakkan sholat subuh berjamaah di mesjid-mesjid

sedang ramai di artikel-artikel sosmed tentang carilah calon suami di jamaah sholat subuh

dulu, dengan becandaan ke diri sendiri selalu berdoa, mudahan dapet jodoh yang rajin sholat subuh di mesjid

tapi sering banget mikir : gimana caranya saya bisa dapetin calon suami di jamaah sholat subuh, apakah musti rajin sholat subuh juga? trus lirik-lirik ke shaf cowo? atau kalau nggak bisa, mungkin pas selesai sholat subuh pura-pura ambil sendal di bagian sendal-sendal cowo, terus kenalan, terus…terus…*plak bangun woy

trus lagi, kalau di mesjid di samarinda kan saya dilingkungan mahasiswa masa nanti ketemunya sama brondong? lah kalau mushalla deket rumah di banjarbaru isi jamaah subuhnya kalau bukan pensiunan ya cucu-cucunya yang masih SD (itu juga kayanya subuh masih pada ngorok di rumah)

yah akhirnya doa itu hanyalah doa tanpa adanya ikhtiar ahahahah…

namun, jangan pernah sekalipun meremehkan kekuatan doa, kalau Allah ridho…kamu bakal terkaget-kaget dibuatnya…

seperti subuh ini, si bapak kirim foto sedang di dalam mesjid islamic centre dengerin ceramahnya UAS sambil subuh berjamaah

foto itulah yang menginspirasi saya menulis tulisan ini

bukan mau pamer, bukan

tapi jadi mengingatkan saya tentang doa saya yang saya nggak terpikir bakal dikabulkan Allah

saya lupa kapan saya tau dia sering sholat di mesjid, dan saya juga lupa kapan saya tahu dia rajin sholat subuh di mesjid

yang saya ingat, jadwal nelp kami itu biasanya diantara dua waktu sholat hihihi…tapi bukan antara waktu sholat subuh sampai dhuhur atau isya ke subuh, gile aja kaya kita gak ada kerjain lain buuk…pokoknya biasanya pembicaraan akan diakhiri sebelum dia musti siap-siap dulu untuk sholat ke mesjid, termasuk subuh

pertama kerumah juga, dia nemani papap sholat di mesjid…yang mana kemudian tetangga mulai rumpi : ada cowo nemani pak Z ke mesjid, nampaknya ada sesuatu ini, tidak biasa…. :)))

apakah ini hanya pencitraan ataukah memang tulus ikhlas karena kewajiban?

hanya Allah yang tahu isi hati manusia bukan…

yang pasti, berdoalah dengan bersungguh-sungguh dan yakin Insyaa Allah akan dikabulkan Allah…

mari berdoa

wassalam

Memaafkan

Assalamuallaikum,

Selamat Idul Fitri 1439 H.

Mohon Maaf lahir dan batin

 

 

Taqabbalallahu minna wa minkum, ja’alana minal a’idin wal fa’izin
Taqabbalallahu minna wa minkum, shiyamana wa shiyamakum, kulla ‘amin wa antum bikhoir

Ja’alanallahu wa iyyakum minal a’idin wal fa’izin wal maqbulin, kulla ‘amin wa antum bikhoir

 

udah lama nggak nulis

 

definisi baper

asmara

tersinggung,

perasa, sakit hati

 

baperan yang saya maksud, ya baper yang mudah tersinggung, perasa dan sakit hati

sejak di Jepang saya berasa banget semakin baperannya, nggak bisa kaya dulu yang baper bentar terus bisa cuek dan nggak peduli

dikit aja dipikirin

bukan tempatnya di jepang, mungkin karena tekanan sekolah, semakin menuanya usia, semakin banyak haters *halah

banyak faktor…

 

tips agar gak gampang baperan

MEMAAFKAN

 

memperbanyak sifat memaafkan bagaimana?

  1. Yakin bahwa semua pasti ada hikmahnya
  2. Yakin jika saling memaafkan akan membuat hati menjadi lebih tenang
  3. Ingat bahwa dendam hanya akan membuat waktumu terbuang sia-sia
  4. Ingat bahwa kamu juga manusia yang pasti pernah melakukan kesalahan
  5. Jadikan sebagai pelajaran agar kamu tidak melakukan hal yang sama kepada orang lain
  6. Jadikan sebagai motivasi untuk menyadari kesalahan yang pernah kamu lakukan(1-6, sumber: https://www.idntimes.com/life/inspiration/aisyah-14/)
  7. Maafkan dan cintai diri Anda (wikihow)

 

yuk lah belajar memaafkan…

 

Wassalam

 

Life can be hard sometimes, but remember…

 

 

Allah is always with you

 

 

Like a rainbow after the rain, there’s always a good thing after the pain

“Sesungguhnya Allah tidak akan mengubah nasib suatu kaum kecuali kaum itu sendiri yang mengubah apa apa yang pada diri mereka ” (Surah Ar-Rad:11) 

“Karena sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan.” (QS. Alam Nasyroh: 5)

Sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan.” (QS. Alam Nasyroh: 6)

ganbarimashou!!!

ayo lakukan yang terbaik!!!