Tag: #kuliahBunSayIIP

Game Lvl. 10, Day 6: Dongeng Anti Bully

Assalamuallaikum minna san,

Bulan Baru, Tantangan Baru!

Tantangan 10-17 hari ini, 11 Juli-28 Juli 2019, adalah Membangun karakter anak melalui dongeng

Hari Rabu, tanggal 17

Mamah baru pulang kampus mendekati magrib, A kun sudah tiba dirumah 2,5 jam lebih cepat.

Trick mamah supaya anaknya nggak ngambek kalau mamah pulang telat adalah dengan menuliskan pemberitahuan di sticky note yang ditempel di lantai depan pintu masuk, tempat dia biasa naruh ransel dan lepas sepatu kalau baru tiba.

Oleh A kun, setiap sticky note itu di tempel kembali di dinding kamar tidur

Sehabis magrib dan makan malam sebenarnya mamah mau tidur sebentar, tapi tentunya ada cuddling time sebelum mamah tidur di samping A kun yang sedang mengerjakan PR.

Kami ngobrolin tentang sahabat-sahabatnya yang akan pulang for good ke Indonesia karena mamahnya baru saja Doctoral defense tadi sore, besok, kamis mereka langsung pulang. Mamahnya balik september saat wisuda.

A kun bilang bahwa dia pengen juga balik ke Indonesia, sudah tidak ada lagi sahabat barengan pergi ke sekolah, dan lainnya.

Sedih juga siy dengernya, makin sedih karena progres riset saya nampaknya jalan di tempat hiks…

Saya berusaha menyemangatinya dengan menceritakan kebahagian dirinya ketika bersekolah di sini, dan keenganan sahabatnya yang akan pulang ini untuk kembali sekolah di Indonesia: “A chan mau tetep di sini aja tante, di sini enak, semua temannya baik-baik…”suatu ketika A chan menceritakan keengganannya kepada saya

A kun lalu teringat, ketika dulu dia suka di bully oleh seorang temannya saat SD kelas 1 dan 2 di Indonesia.

Mamah bilang bahwa sekarang A kun sudah besar, sudah pinter karate, jadi A kun sudah harus jadi pemberani

Kesempatan ini saya jadikan untuk melaksanakan Tantangan Game Level 10 hari ke 6

Mamah berusaha mengarang dongeng tentang anti bully

Namun otak mamah sudah lelah banget, yang ada malah bikin A kun dan saya terbahak saking absurd sekali ceritanya, dan nggak tersampaikan pesannya

Mamah menyerah, akhirnya kami mencari di youtube tentang dongeng anti bully

kami dapatkan di sini “Say No To Bullying” Ica Berbagi Children Book Reading Baca Buku Anak Dongeng, dari akun youtube : Ica Berbagi. Isinya tentang Mbak Ica yang mendongeng buku berbahasa Inggris dengan judul “Topsy and Tim Help a friend” karangan Jean and Gareth Adamson

Saya pikir A kun akan bosan, namun ternyata kami berdua mendengarkan dongeng ini hingga selesai

Kami berdua mendapatkan hikmah dari cerita di buku ini

Apa yang harus dilakukan anak dan orang tua jika terjadi bullying di sekolah

 

duuh..mamah harus banyak belajar lagi jika mengarang cerita dengan pesan yang kuat yaaa….

semangat mamah!

Wassalam

#GrabYourImagination
#Kuliah BunSay IIP
#Level 10
#MembangunKarakterAnakMelalui Dongeng
#Tantangan 10 hari

Advertisements

Game Lvl. 10, Day 5: Museum dan Kisah di Dalamnya

Assalamuallaikum minna san,

Bulan Baru, Tantangan Baru!

Tantangan 10-17 hari ini, 11 Juli-28 Juli 2019, adalah Membangun karakter anak melalui dongeng

Hari Selasa, tanggal 16

Hari ini A kun dan saya masih membahas pengalaman piknik A kun ke Omishima island. Awalnya karena A kun sedang membahas PRnya untuk besok, yaitu kesan-kesannya ketika mengunjungi beberapa tempat selama piknik, yang ditulis di buku panduan piknik yang dibagikan ke setiap anak sebelum berangkat piknik.

semua sudah diisi kecuali 1, yaitu pengalaman piknik mengunjungi museum, yaitu Murakami Suigun Museum

Jadilah mamah searching tentang museum ini, sekalian juga tanya mengapa A kun tidak tertarik dengan museum ini. Biasanya dia sangat senang mengunjungi museum. Apalagi di Jepang museum merupakan salah satu magnet wisata di tiap kota. Dan saya amati di sini itu membuat museum dikerjakan dengan riset yang mendalam namun ditampilkan dengan menarik sehingga anak-anakpun dapat belajar dengan menyenangkan.

Alif bilang bahwa saat mengunjungi Suigun ini ketika jadwal terakhir sebelum pulang kembali ke Matsuyama, sehingga kondisi badannya sudah lelah sekali dan pengen cepet ke rumah. hmmm… jadi sudah kangen mamah ya nak…#halah

Mamah pun berusaha bercerita tentang museum ini kepada A kun, mengambil hal-hal menarik dari museum ini

Museum ini menyajikan sejarah kelautan dari Murakami Suigun, yang dikenal sebagai “penguasa laut”, yang mengendalikan Seto Inland Sea selama periode Sengoku. Yang di pamerkan di dalamnya termasuk dokumen berharga tentang sejarah dan budaya Murakami Suigun dan daerah Imabari (Ehime prefecture). (https://www.visitehimejapan.com/en/see-and-do/212)

Dan pengunjung bisa merasakan kehidupan bajak laut jaman dahulu kala…huaa mamah menceritakan kembali kepada A kun yang masih menatap buku PRnya, langsung saja mamah fokus bercerita tentang bajak laut.

Tapi nampaknya masih belum meyakinkan Akhirnya mamah merubah cerita, kali ini mamah mengajak A kun menceritakan kembali pengalaman-pengalam A kun mengunjungi beberapa museum di beberapa kota di Jepang

Wah, langsung matanya berbinar, dia beranjak dari duduknya dan penuh semangat menimpali cerita-cerita mamah tentang museum-museum yang kami kunjungi

“yuk jib kita list museum dan cerita isinya apa saja ya jib…”

  1. Ehime prefectural Science Museum, Niihama district. ada planetarium terbesar di dunia di sini!
  2. Bansuiso Villa, merupakan tempat peristirahatan Kaisar Jepang dan keluarganya di masa dulu, jadi seperti museum siy…letaknya di tengah kota Matsuyama, dan bersebelahan dengan Saka no Ue no Kumo Museum, museum yang dibuat untuk mengenang penulis novel terkenal dari Matsuyama
  3. Nagasaki Peace Memorial Hall Museum
  4. Hiroshima Peace Memorial Hall Museum, kedua lokasi dijatuhkannya bom atom ini membuat kenangan mendalam bagi kami berdua
  5. Besshi Coper Mine Museum dan Hirose Memorial Museum di Niihama district, museum yang menceritakan tambang coper jaman dulu dan rumah milik pengusaha tambang saat itu, ini hanya mamah saja yang pergi karena ada student trip dari kampus
  6. Toyota Commemorative Museum of Industry, di Nagoya city, museum mobil toyota…semua karya dari zaman awal hingga teknologi terbaru dipajang!
  7. Imabari Towel Museum, Imabari city. Imabari terkenal akan produksi handuknya yang mendunia, ini juga mamah saja yang pergi karena ada student trip dari kampus.
  8. Osaka Science Museum, di sini ada planetariumnya juga!

 

kayanya segitu ya yang bisa kami ingat…senang ya jib kembali mengenang beberapa pengalaman yang menyenangkan

jadi ingin jalan ke museum lagi ya jib…!

Wassalam

#GrabYourImagination
#Kuliah BunSay IIP
#Level 10
#MembangunKarakterAnakMelalui Dongeng
#Tantangan 10 hari

Game Lvl. 10, Day 4: Dongeng Tentang Hujan

Assalamuallaikum minna san,

Bulan Baru, Tantangan Baru!

Tantangan 10-17 hari ini, 11 Juli-28 Juli 2019, adalah Membangun karakter anak melalui dongeng

Hari Senin, tanggal 15, merupakan hari libur nasional di Jepang, Marine Day, saya juga baru ngehnya pas nulis laporan ini hihi…

kebetulan bahasan tulisan kali ini masih terkait dengan Marine alias laut

Senin kemarin, walaupun libur, A kun menemani mamah ke lab, dia mengerjakan PR dan boleh main game setelahnya. Kami berangkat pagi hingga mendekati magrib. Namun di jam istirahat siang, kami pergi ke warung sushi favorit kami dengan naik trem.

Saya senang jalan begini sama A kun, karena saat inilah saya dan A kun nggak lagi fokus apa-apa selain ngobrol.

Dan saya baru merhatiin bahwa seharian ini dia banyaaaak sekali nanya, mulai dari pagi dirumah, di lab, sampai jalan ini juga nanya terus pemirsa.

Awalnya siy gara-gara kami membahas pengalaman pikniknya kemarin. Karena selama 3 hari 2 malam dia banyak bermain di alam.

Pertanyaanya seputar fenomena alam, mulai dari langit, awan, matahari, petir, kilat.

Dia sangat tertarik tentang awan.

Mamah mendongeng tentang siklus hidrologi, bercerita tentang awan yang membawa air hujan, tentang bagaimana air laut yang asin menjadi tawar setelah di bawa awan, tentang hujan lokal, dan lainnya.

Saya berusaha menceritakannya tidak terlalu teknis serius, namun berusaha dikaitkan dengan Game Level 10, mendongeng, mengibaratkan sesuatu benda itu bisa bicara, atau mencontohkan dengan A kun sebagai tokoh dalam cerita.

Dia sangat seneng gitu, dan membuat A kun mengajukan beberapa pertanyaan baru

apakah awan dan matahari dekat?

awan itu berat atau ringan seperti kapas?

ada apa di dalam awan?

mengapa petir itu berbentuk zigzag? (jawabannya dia dapat di sekolah)

kenapa air laut asin? (ini gara-gara dia piknik bikin perahu di pantai dan baru tau kalau air laut asin)

mengapa awan bisa bergerak?

air yang di bawa awan mengalir kemana saja?

dan masih buanyak lagi…

iih kamu makin kritis deh nak, mamah sukak!

Saya berusaha menjawab walaupun dengan kemampuan fisika mamah yang lebih unggul mbah gugel tentunya, mungkin penjelasan dan kisah yang mamah ceritakan masih jauh dari sempurna ya nak, nanti di SMP, SMU sampai kuliah, siklus hidrologi ini bakalan ada terus

jadi pelajari sejak dini…hihi…

Wassalam

#GrabYourImagination
#Kuliah BunSay IIP
#Level 10
#MembangunKarakterAnakMelalui Dongeng
#Tantangan 10 hari

Game Lvl. 10, Day 3: Kisah si Kucing

Assalamuallaikum minna san,

Bulan Baru, Tantangan Baru!

Tantangan 10-17 hari ini, 11 Juli-28 Juli 2019, adalah Membangun karakter anak melalui dongeng

Hari Minggu, Tgl 14 malam tadi sahabat A kun menginap di rumah, adik kakak bersaudara Khl kun dan Al chan. Lama tidak menginap dan main bareng, karena minggu depan sudah balik ke Indonesia for good, berhubung mamahnya sudah selesai kuliahnya.

Hari ini, adik bungsunya, Khd kun berusia 5 tahun, ikut bergabung, karena mamahnya masih harus ke lab dan ayahnya mau packing sepeda. seharian hujan, jadi mager di rumah saja.

Saya senang sekali kalau di rumah rame, apalagi banyak anak-anak, sekalian latihan kalau mengurus anak banyak hehehe…

Berhubung inget tugas Game Level 10, setelah capek main kartu Uno dan menggambar, saya mengajak anak-anak mendongeng. Khd kun saya suruh memilih tema apa, dia menyebut cats.

Akhirnya saya searching dongeng tentang kucing dalam bahasa Inggris. Khd kun jago berbahasa Inggris, jadi saya sekalian latihan lagi ngobrol bahasa Inggris.

saya menemukan dongeng tentang kucing Cat’s Day Out by Ridima Sethi di sini

Dongeng ini mengisahkan tentang Pussy the cat yang mau jalan ke pantai, ditengah jalan bertemu beberapa binatang.

Berhubung ini dongeng untuk usia 0-6 tahun, maka fokus saya untuk bercerita kepada Khd kun dan bukan anak-anak SD yang masih asyik menggambar.

Awalnya cerita tentang pussy the cat ini menarik buat Khd kun, tapi dengan cepat teralihkan hal lain. Saya berusaha mencari ide bagaimana untuk tetap konsentrasi dan tidak mudah bosan.

Ternyata dengan mengubah-ngubah suara dan intonasi kalimat. Apalagi tokoh cerita lainnya merupakan binatang seperti the sheep, the bear and the monkey. Khd kun kembali menyimak kisah yang saya ceritakan.

Ternyata tidak semudah itu mendongeng wahai marimar…

semangat!

Wassalam

#GrabYourImagination
#Kuliah BunSay IIP
#Level 10
#MembangunKarakterAnakMelalui Dongeng
#Tantangan 10 hari

Game Lvl. 10, Day 2: Saling Berbagi Cerita

Assalamuallaikum minna san,

Bulan Baru, Tantangan Baru!

Tantangan 10-17 hari ini, 11 Juli-28 Juli 2019, adalah Membangun karakter anak melalui dongeng

Hari Jumat ini, Tgl 12 A kun baru kembali dari Study Trip ke Omishima Island 3 hari 2 malam, 10-12 Juli 2019. Study Trip ini memang menjadi agenda untuk kelas 5 dan 6, kali ini kelas 5 (ada 2 kelas, 45-an anak) berangkat ke Omishima island, dengan 7 orang guru dan 2 bus

pihak sekolah mempersiap segalanya sangat matang, mulai mengisi angket survey tentang bagaimana inginnya study trip dilaksanakan (naik pesawat atau tidak, naik kapal atau tidak, jalan darat saja, hotelnya mau bintang berapa, dll), rapat orang tua kelas 5 dan pihak sekolah (presentasi sekolah tentang suasana di lokasi kegiatan, list arang apa saja yang harus dibawa, dll), rapat orang tua dan wali kelas 4 mata (saya banyak bahas tentang beberapa terkait sebagai muslim)

membahas tentang waktu sholat, menu makanan yang halal dan mandi terpisah (tidak gabung di onsen dengan teman-temannya)

Alhamdulillah, pihak sekolah dan guru sangat mengakomodir hal itu

Siang sekitar jam 2:30 bus anak-anak direncanakan tiba disekolah

Tadinya nggak akan jemput, tapi diajak ibu-ibu Indonesia lainnya, dan kepikiran bawaan anak yang berat dan kondisi mereka yang capek, saya bergegas berangkat dari lab dengan sepeda

Ajang jemput A kun dan pertama kalinya sejak 3 tahun, jauhan selama 3 hari 2 malam itu, saya jadikan sebagai kegiatan game level 10

boleh ya boleh?…bolehin aja ya…

jadi selama di jalan pulang, sambil geret sepeda penuh dengan ransel dan tas A kun dan temannya, lanjut tiba di rumah, kemudian sempat terpotong mamah balik lab, kemudian lanjut ketika makan malam di kantin kampus (mamah nggak masak…), dan lanjut ketika ayah nelp, dan masih lanjut ketika siap tidur malam

A kun, mamah dan ditambahin ayah saling berbagi cerita

Walaupun setiap hari para orang tua diberi kabar oleh guru di grup line dan website sekolah sealu update foto dan kegiatan di Omishima, namun mamah ingin tahu bagaimana A kun bercerita

A kun bercerita tentang malam di hari tiba, karena hujan jadi kegiatan yang mestinya outdoor diganti dengan kegiatan di dalam ruangan, bagaimana ada 1 guru bercerit tentang hal-hal aneh disekolah yang dia alami ketika dia masih SD, kayanya siy cerita seram begitu, apalagi lampu dimatikan dan guru lain menambah dengan back sound dan gerakan-gerakan yang makin bikin takut. seperti mengetuk-ngetuk jendela, menerangi dengan senter guru lain sehingga membentuk siluet dan lainnya

Namun dari cerita A kun, mamah mengambil pesan bahwa para guru bukannya hendak menakut-nakuti tanpa alasan, ternyata guru itu bercerita bahwa apa yang tadinya dia kira hantu atau hal-hal mistis sesungguhnya hanyalah fenomena alam atau bahkan orang sedang berkegiatan.

Jadi intinya mengajarkan anak supaya nggak usah takut

guru-gurunya kreatif!

Hal lain yang A kun ceritakan adalah saat memasak kare jepang, bumbunya bawa dari rumah yang halal. A kun bilang: mah, kok kare itu enak sekali siy? ..padahal mamah suka bikin, tapi dia baru sadarnya sekarang ya wkwkwkwk…

dia juga bercerita bagaimana merakit perahu bambu bersama teman sekelompoknya di tepi pantai, sampai dia sedikit terluka siku lengannya

Terkakhir, ketika hendak tidur, A kun bilang: pengen ke Omishima lagi…

kenapa, tanya mamah. A kun menjawab, soalnya ketika saatnya tidur, bisa ngobrol sama teman satu kamarnya, 1 kamar itu 4 orang, seru kata A kun…

ternyata dari seabrek kegiatan yang dijalani, hal-hal inilah yang menurut A kun paling berkesan

Di sela-sela dia bercerita, A kun bertanya balik: mamah ngapain aja selama A kun nggak ada?

Mamah cerita bahwa mamah sampai malam di lab, nggak ada masak sama sekali karena beli terus, sampe dirumah jam 8 malam, tidur sampai jam 10, lanjut begadang sama ayah sampai jam 2 pagi, jam 5 sudah bangun terus lanjut kekampus jam 9-an pagi. Kata ayah, kalau nggak berani tidur sendiri, nyalain aja tv sampe besok pagi…dan mamah lakuin wkwkwkwk….

iih mamah penakuuut…

Kemudian saat ayah nelp dan menanyakan gimana A kun selama di Omishima

Ayah teringat saat ospek unit mahasiswa minang di Institusi di Bandung, dimana ayah kuliah, bercerita lah ayah…walaupun punya darah minang dari kedua orang tuanya, namun ayah mengerti pasif saja bahasa minangnya, karena tidak pernah tinggal di padang, dan sejak kecil selalu berpindah mengikuti orang tuanya.

sekian berbagi cerita dari keluarga kami

ternyata setiap hari kami itu doyan berbagi cerita…

 

semoga bisa diambil hikmahnya ya…

Wassalam

#GrabYourImagination
#Kuliah BunSay IIP
#Level 10
#MembangunKarakterAnakMelalui Dongeng
#Tantangan 10 hari

Game Level 10: Membangun Karakter Anak Melalui Dongeng

Assalamuallaikum minna san,

Bulan Baru, Tantangan Baru!

Tantangan 10-17 hari ini, 11 Juli-28 Juli 2019, adalah Membangun karakter anak melalui dongeng

Penjelasannya (sumber: Materi Bunda Sayang Materi 8 IIP, Tim Fasilitator Bunda Sayang)

Dunia Anak adalah Dunia Imajinasi

Dunia anak itu dunia imajinasi. Tantangannya kita orangtuanya sudah jauh dari dunia imajinasi, sehingga kita perlu mengaktifkan kembali daya imajinasi kita.

Sumber untuk memperkaya kemampuan imajinasi kita untuk menyeimbangi imajinasi anak-anak:

Dongeng dengan pasir tanpa suara
https://www.youtube.com/watch?v=sKo7oy2p44U

Kolaborasi para ibu untuk membuat ebook dongeng anak Indonesia
http://www.serusetiapsaat.com

Ebook Dongeng Berbahasa Inggris
http://www.freechildrenstories.com

 

Selamat berimajinasi, karena imajinasi itu tanpa batas

Kenapa kita terjebak dongeng dan seakan-akan meng”haram”kan dongeng? Karena kita termasuk tipe pemalas untuk membuat dongeng, jadi tergerus arus kapitalisasi produksi dongeng dengan kepentingan mereka.

Jadi intinya jangan salahkan kisah, dongeng, fabel atau apapun. Yang salah itu kita yang mentah-mentah mau menggunakannya dan tidak mau berpikir ini baik tidak, langsung mencap dongeng “buruk”, kita tdk mau memproduksi dongeng baik, minimal untuk konsumsi anak kita saja.

Sumber Bacaan:
Hidayati, Nurul. 2015. Mendongeng, Strategi Pendidikan Karakter dalam Keluarga, (Online),http://eduku.co/read/23-Mendongeng-Strategi-Pendidikan-Karakterdalam-Keluarga.html,

Kartikawati, Eny. 2012. Hanya 33% Orangtua yang Masih Sempat Mendongeng untuk Anak, (Online), http://wolipop.detik.com/read/2012/10/10/070850/2058848/857/hanya-33- orangtua-yang-masih-sempat-mendongeng-untuk-anak,

Institut Ibu Profesional, Bunda Sayang, Antologi, Materi Menumbuhkan Karakter anak lewat dongeng, 2015.

Beberapa point penting, menurut saya, dalam diskusi di kelas Pra Nikah tetang materi Game Level 10 ini

Mengapa begitu penting kita mendongeng untuk anak..?? Mengasah kreativitas, jadi masih ada kaitannya dengan Game sebelumnya, Game Level 9: Memicu Kreativitas Anak

Kalau dulu pernah denger seminar. Dengan kita mendongeng ke anak itu menstimulus anak untuk bisa berkomunikasi dengan baik ke orang tuanya. (Hidayah, temen di grup IIP)

Ada 3 hal yang ga bisa ditolak anak, kata Bunda Yeni dulu di kelas Matrikulasi, yaitu bermain, diceritakan kisah/dongeng dan hadiah 🙂 (Oct, temen di grup IIP)

di buku Fatherman nya ust. Bendri, salah satu skill yang dibutuhkan ayah adalah salah satunya skill mendongeng, biar bisa pakai “Topi Entertainer”. dan terus jadi ingim tahu bagaimana caranya membuat para Bapak-bapak bisa terbiasa mendongeng, bagi yg sebelumnya belum pernah terbiasa sama sekali? 🙂 (Oct, temen di grup IIP)

Punten, saya jawab agak ekstrim ya. Suami saya ga bisa mendongeng, dan gak papa. Bapak saya juga ga pernah mendongeng, bapak saya sukanya cerita tentang jaman mahasiswanya. Dan itu menancap kuat di benak saya dan adik2. Selama suami mau membersamai anak, apapun karakternya, saya rasa bisa disesuaikan. Seringkali kita heboh dengan “kriteria” orang, bagaimana kalau kita menentukan kriteria keluarga kita sendiri? (Enes Kusuma, temen di grup IIP)

Sekarang kita akan belajar membuat dongeng bersambung berbasis apa yg kita lihat saat ini di dunia dongeng Ibu Profesional.

Mari sekarang kita keluar, duduk di rerumputan di pinggir sungai, menghirup udara segar sebanyak-banyaknya dan hembuskan perlahan…

Saya mencoba berimajinasi membuat cerita dari 3 gambar yang berbeda

  1. Hei siapa itu? Nampak seorang pemuda dan beberapa binatang menemaninya
  2. Akupun mengajak teman-teman baruku (si pemuda dan teman-teman hewannya) untuk menelusuri sungai yang airnya jernih dan kanan kirinya penuh rumput hijau…sampai kami menemukan rumah sangat besar, di dalamnya serba berukuran besar… selain kami, ternyata banyak anak-anak seumuran kami juga tiba di sana… dari cerita mereka, mereka tiba di rumah besar itu karena mencium harum kue… Yaa, kami mencium wangi kue ituu…Akupun membayangkan cake strawberry besaaar yang lezaaaat sekali… yuummmmyy
  3. Belum selesai aku membayangkan cake sambil menghirup harum kue yang nampak baru saja keluar dari oven

    Tiba-tiba kami semua dikejutkan dengan sebuah boneka raksasa yang berteriak dengan suaranya yang menggelegar : “wahai anak-anak, ngapain kalian masuk rumah saya tanpa izin???!!”

    Tanpa pikir panjang kami lari terbirit-birit keluar dari rumah boneka raksasa berwujud singa itu

    ~the end ~susah ternyata🤣

Kemudian, ini Panduan dan Tugas Tantangannya

Dongeng adalah salah satu usaha laku kita dalam bertutur dalam sebuah cerita yang pasti tidak akan ditolak oleh anak-anak. Maka sangat pantaslah kita sebagai seorang ibu harus berlatih mendongeng:

📝Bagi yang anak-anaknya dibawah 12 tahun/belum baligh:
🦋 Latih diri kita untuk membuat dongeng kreatif yang mengandung nilai karakter yang ingin kita tanamkan ke anak-anak, ceritakan kepada anak-anak dengan cara yang kreatif juga & catatlah prosesnya tiap hari.

📝Bagi yang anak-anaknya sudah baligh:
🦋 Latih diri kita untuk ikut terlibat bersama anak-anak mencari & ngobrol bareng tentang segala sesuatu yang menginspirasi (tentang siapa, apa, bagaimana, dst ) dan mempunyai nilai-nilai kebaikan kemudian catat kisah serunya setiap hari.

📝Untuk semuanya:
Silahkan latih diri kita untuk menjawab segala keluh kesah anak atau anggota keluarga atau teman dengan kisah/dongeng

Contoh:
“Ibu, ini bulan-bulan yang sangat berat dalam hidup saya, saya nggak sanggup lagi kayaknya untuk melanjutkan proses yang saya mulai”

Jawab:

“Hmmm….sini ibu peluuukk….

kisahmu ini seperti pilot yang sedang menembus gumpalan awan, ada rasa takut untuk memasukinya, tapi sang pilot memutuskan harus masuk awan itu tidak bisa kembali karena pasti tidak akan sampai tujuan.

Apa yang dilakukan sang pilot? Full Konsentrasi dan High Speed masuk ke awan dan turbulensi yang luar biasa.

Penumpang pun berteriak menyebut nama Allah, pilot pun mungkin keluar keringat dingin, adrenalinnya tinggi, emosinya diguncang, tapi dia harus tenang.

Alhamdulillah suasana seperti itu hanya untuk sesaat, yang penting berani untuk dilalui. Pilot pun segera bersyukur tenang..

penumpang mulai tersenyum bahagia. Sampai di daratan peristiwa diatas tadi memang menakutkan tapi akan menjadi bagian cerita perjalanan kita”

Semangat temen-temen semua!

Wassalam

#GrabYourImagination
#Kuliah BunSay IIP
#Level 10
#MembangunKarakterAnakMelalui Dongeng
#Tantangan 10 hari

Aliran Rasa Level 9: Memicu Kreativitas Anak

Assalamuallaikum minna san,

Saatnya membuat aliran rasa untuk Tantangan Level 9 : Memicu Kreativitas Anak

yang kata Bunda E, “Mariiii… Alir kan rasanya disini, Hempaskan..
Dan biarkan berlalu bersama bertambahnya ilmu..”

 

Banyak hal yang sudah dialami selama game level 9 ini,

Seperti membuat caption challenge, mengeringkan sepatu dengan koran ala A kun, lukisan A kun, 4 kebaikan, bermain matematika bersama ayah, membuat puisi, homonim vocab bahasa Jepang dan Indonesia, diskusi bersama A kun seputar menjadi dewasa dan belajar mendeksripsikan mengapa dia senang sekali cuddling sama mamah…

Kami berdua banyak belajar bahwa memicu kreativitas sebenarnya bisa dilakukan dalam kegiatan keseharian kami yang biasa

Namun mamah agak kesulitan awalnya, karena mikirnya sudah yang jauh-jauh dan susah duluan sehingga jadi malah bingung sendiri….nampaknya musti berkali-kali memahami materi game level 9 ini ya mamah citraaa…

Perasaan kami sekeluarga, selama game level 9 ini…bahagia alhamdulillah…

saya dan keluarga belajar untuk mengasah kreativitas dengan segala keterbatasan, dan belajar berpikir kreatif dengan lebih banyak merangsang anak untuk bertanya…tentang apapun

saya nggak bisa bilang bahwa di game level ini kami melakukan maksimal, karena sejujurnya masih banyak kekurangan, terutama niat awal kami mau bikin project membuat lagu bersama, sampai hari terakhir game masih belum kesampaian…

mudahan project ini masih bisa diwujudkan walaupun gamenya sudah berakhir…

semangat A kun!

Barakallah ilmunya IIP

semoga di game selanjutnya masih terus bisa fokus dan konsisten ya…mudahan di ridhoi Allah setiap prosesnya aamiin…

semangat belajar temen-temen!

Wassalam

#Tantangan10hari
#Level9
#kuliahbunsayiip
#thinkcreative
#BeCreative

Game Lvl. 9, Day 10: Peluk

Assalamuallaikum minna san,

Tantangan 10-17 hari ini, 13-30 Juni 2019, adalah Memicu Kreativitas Anak

Untuk hari ke-10 ini, terjadi di hari Jumat minggu lalu, mohon maaf banyak skip tugas

Seperti biasa, setiap hari ada cuddling time

Kalau mamah sibuk, biasanya A kun memintanya lebih sering

Kadang menjadi sinyal bagi saya bahwa A kun kurang saya perhatikan

 

Beberapa hari ini A kun sering minta peluk

Mamah minta peluuuk

Minta peluk biasanya di kasur, sambil ngobrol

udah 11 tahun usiamu naaak…

 

Tapi mamah masih nganggep kamu anak kecil terus ya nak

 

Kali ini mamah ngajak ngobrol tentang: Kenapa minta peluk, perasaan apa yang A kun rasakan saat dipeluk?

sebenarnya bahasan ini sudah beberapa kali didiskusikan bareng

Tapi berhubung mamah suka lupa, dan kadang suka heran sama A kun yang pengen minta peluk melulu, jadilah saya tanya lagi

awalnya siy dia bingung trus menjawab: karena enak

enak seperti apa?

jadi mamah contoh kan beberapa perasaan

apakah enak seperti A kun makan makanan kesukaan A kun? seperti nonton kartun kesukaan A kun?

enak seperti meluk Kai (Kakek, bahasa banjar)

 

A kun kan dekat sekali sama Kakeknya, pengganti sosok Bapak karena dari usia 1 tahun  saya sudah pisah dengan Bapaknya, dan sampai sekarang nggak pernah berkomunikasi dengan A kun.

eits, malah cerita sedih..

kembali ke laptop…

 

Saya kemudian lanjut nanyanya

Kenapa harus dipeluk?

dia lalu menjawab, supaya energi capek A kun hilang, di pindah ke mamah..

jadi A kun bisa mengerjakan hal lain lagi, kaya ngerjakan PR, cuci piring dan lainnya mah

 

hihi…iya juga ya, mamah juga suka nyari A kun sepulang dari luar rumah, biar ilang capeknya mamah…

Ayah juga suka nelp kita, biar ilang capeknya ayah…

 

Hal ini udah bisa masuk ke upaya memicu berpikir kreatif gak ya?…

 

Wassalam

#Tantangan10hari
#Level9
#kuliahbunsayiip
#thinkcreative
#BeCreative

Game Lvl. 9, Day 9: Menjadi Dewasa

Assalamuallaikum minna san,

Tantangan 10-17 hari ini, 13-30 Juni 2019, adalah Memicu Kreativitas Anak

Untuk hari ke-9 ini, terjadi di hari Selasa minggu lalu, mohon maaf banyak skip tugas, karena lagi sibuk banget, pulang telat terus dari kampus huhu…

Mamah juga bingung harus ngajak A kun ngapain, karena setiap pulang mamah liat A kun tertidur di depan TV, padahal jarang sekali dia tidur sore, mau ngajak maen piano atau nyanyi dianya sudah harus mengerjakan PR yang banyak.

Semangat A kun!

Saat malam sehabis makan malam dan giliran A kun mencuci piring, sebelum kami berdua melanjutkan mengerjakan tugas masing-masing, biasanya A kun minta cuddling time sambil ngobrol

kesempatan ini mamah gunakan untuk merangsang berpikir nya A kun, mudahan hal ini bisa masuk dalam upaya merangsang berpikir kreatifnya A kun ya…

awalnya saya menceritakan ayah yang sedang sibuk dengan pekerjaannya

Akhirnya timbul ide diskusi: Kalau sudah besar mau jadi apa

 

Namun saya salah nanya, malah nanya: A kun sudah besar mau kerja apa?

Tadinya saya harapkan A kun akan menjawab: mau jadi ahli serangga

seperti cita-citanya sejak balita

Namun karena saya nanya soal pekerjaan

dia malah bingung

jawaban A kun: mamah, membayangkan A kun SMA aja masih gelap mah…apalagi membayangkan sudah bekerja

sambil menepuk jidatnya

mamah tertawa terbahak, entah anak ini beneran atau iseng aja menjawab seperti itu

Akhirnya saya menjelaskan kaitannya cita-cita dengan pekerjaan

ternyata memang lebih bahagia kalau kita bekerja berdasarkan passion kita ya

 

Kemudian diskusi jadi melebar karena A kun bilang: tapi A kun ingin jadi dewasa mah

Kenapa?

Enak jadi orang gede itu, apa-apa yang dilarang dilakukan anak kecil, boleh dilakukan orang dewasa

mamah makjleb

Apa itu jib? tanya mamah lagi dengan harap-harap cemas

 

Anak kecil nggak boleh main hape sambil di cas, baca buku sambil rebahan, maen hape di tempat gelap, nonton TV padahal PRnya belum selesai

Tapi orang dewasa boleh, Mamah dan Kakek melakukannya dan nggak ada yang melarang

 

duuh, mamah jadi malu

iya juga ya jib, ternyata menjadi orang tua tidak mudah

harus jadi teladan yang baik bagi anak

apalagi kalau anaknya udah bisa berpikir kritis

 

Wassalam

#Tantangan10hari
#Level9
#kuliahbunsayiip
#thinkcreative
#BeCreative

Game Lvl. 9, Day 8: Serupa Tapi Tak Sama

Assalamuallaikum minna san,

Tantangan 10-17 hari ini, 13-30 Juni 2019, adalah Memicu Kreativitas Anak

Untuk hari ke-8 ini, terjadi di hari Senin minggu lalu, saya banyak skip tugas ini karena ternyata tidak mudah memikirkan memicu kreativitas anak

Ketika itu A kun mengajak berdiskusi tentang tugas sekolahnya

bahwa besok dia diberi tugas untuk mengajarkan kepada teman-temannya 1 kosakata Indonesia di kelas, bergantian dengan 1 teman Indonesianya lagi

dia mikir-mikir kira-kira apa ya mah kosakata yang menarik

Mamah punya ide, bagaimana kalau kosakata-kosakata yang mirip tapi memiliki arti yang berbeda

istilahnya itu Homonim,  kata yang pengucapannya sama namun memiliki arti yang berbeda

dan kata bahasa Jepang beberapa ada yang Homonim dengan kata bahasa Indonesia,

saya dan A kun pun saling mencari kata-kata apa yang Homonim, antara lain

  1. Buta (dalam bahasa Jepang artinya hewan babi )
  2. Bara (dalam bahasa Jepang artinya bunga mawar)
  3. Nasi (dalam bahasa Jepang artinya buah pir)
  4. Kaki (dalam bahasa Jepang artinya buah kesemek)
  5. Kami (dalam bahasa Jepang artinya kertas atau rambut, beda tulisan kanjinya)
  6. Sore (dalam bahasa Jepang artinya itu, menunjuk sesuatu)
  7. Kita (dalam bahasa Jepang artinya utara)
  8. Cincin dan Mangkok (dalam bahasa Jepang artinya….cari sendiri ya, soalnya kedua kata ini dilarang untuk disebutkan oleh teman-teman Indonesia di Jepang, kami mengganti istilahnya dengan ring dan cawan)

dan masih banyak lagi…

seru yaaa…biasanya kami yang orang Indonesia suka bikin games tentang istilah-istilah ini saat ada event atau festival sebagai bagian dari game di booth Indonesia, dan banyak yang tertarik sekaligus takjub

Oke A kun, setelah hari ini (Senin minggu lalu) kamu siap donk dengan bahan-bahan kosakata untuk diajarkan kepada teman-temanmu yaa!

Wassalam

#Tantangan10hari
#Level9
#kuliahbunsayiip
#thinkcreative
#BeCreative