Category: A Better Leader and Speaker

From Failure to Failure…

Assalamuallaikum,

Jadi ceritanya kan saya jadi salah satu tim editor Draft Buku “Belajar dan Memimpin: 60 Kisah Inspiratif dari Negeri Sakura” dari PPI Jepang, totalnya 6 orang yang sebagian besar di Osaka.

Nah, ketika membaca draft para kontributor yang sebagian besar adalah mantan ketua PPI dari seluruh wilayah Jepang

saya ngambil kesimpulan, bahwa…semua orang, bahkan diri saya sendiri, bisa berada di kondisi saat ini, di posisi saat ini adalah dari serangkaian kegagalan demi kegagalan…

para mantan ketua PPI itu, yang rata-rata sebentar lagi wisuda, ada yang sudah lulus PhD…sebenernya juga perjalanannya sampai ke tahap itu nggak selalu mulus, bahkan melalui banyak gagalnya…mau kuliah di Univ. A, tapi gak lulus. mau beasiswa B, ternyata gak lulus. mau apa aja nggak langsung berhasil, semua orang pernah gagal

tapi, gak semua orang belajar dari kegagalan

bangkit dan kembali bersemangat meraih cita-cita itulah yang menentukan apakah bisa menghadapi kegagalan dan terus maju

 

Jadi, jangan suka nyinyirin orang yang lebih sukses dari dirimu…kamu nggak tau kan bagaimana perjuangan dia sampai di puncak itu? berdarah-darah, nangis-nangis, luka-luka….jatuh, bangkit, jatuh, bangkit lagi…

tiru semangatnya !!

Wassalam

 

Advertisements

Kenapa judul menunya begitu?

Assalamuallaikum minnasan,

sebenernya, page ini akan berisi tentang kegiatan saya saat mengikuti Toatsmaster Club, gugling aja ya apakah TMC itu, apakah sejenis makanan?apakah perkumpulan pecinta kuliner? (seperti saya dulu kira ~~” )

Awalnya kenal TMC, karena saya diundang suatu Club di Matsuyama untuk mempresentasikan negara asal yaitu Indonesia, itu juga dari Aci, karena dia gak bisa, ada jadwal kuliah, Aci ditawarin sama temen Nihongo class dikampus, yaitu M san yang orang Italia.

sebulan fokus bikin presentasi ~selain tugas lab. Honornya menggiurkan, pekerjaan part time pertama saya ini di Jepang. Yang bikin agak frustasi karena mau certa Indonesia yang mananya, dari mana sampai mana? Indonesia sangat luas, beragam budayanya. Tapi seneng juga, jadi semakin tau Indonesia, semakin bangga jadi WNI.

Setelah presentasi, termasuk memperlihatkan pakaian adat dayak. Saya ditawarin datang ke kegiatan Club lain, yaitu Toastmaster Club Matsuyaman, TMC, yang mana ketua TMC juga salah satu anggota club yang mengundang saya presentasi tadi.

Minggu kemudian saya datang, hanya 2 orang yang bukan orang jepang, Saya dan H san, wanita yaman yang juga mahasiswa S3 di Univ yang sama dengan saya, tapi di Computer Engineering. Yang lainnya adalah orang Jepang yang pernah tinggal di luar negeri atau yang tertarik dengan English, makanya Englishnya jago-jago…keren ah…

setelah 3 kali datang gratis sebagai tamu, kemudian ditawarin bergabung jadi member tetap, dengan bayar iuran per 6 bulan. Kalau dalam rupiah siy lumayan mahal, tapi berhubung pertemuan cuman sebulan sekali, jadi hitungannya hampir sama dengan bayar di les private Nihongo. Aku sih yes ~mas anang voice over

Kenapa yes? karena jujur aja, aku butuh atmosfir English agar kemampuan Englishku tidak tergerus dengan bahasa Indonesia yang digunakan setiap hari dan bahasa Jepang yang tiap saat aku dengar tapi tak bisa kupahami jua walau rajin les private seminggu sekali (harus berani ngomong ~kata sensei nihongo sayah hiks…).

awalnya niat banget ikutan karena itu, namun ternyata aku dapet hal-hal lain yang bermanfaat. itulah ya makanya, ilmu apapun insyaAllah membawa manfaat.

—maafkan jika “aku” dan “saya” suka muncul bergantian, maklum masih mencari jati diri dan kenyamanan—

lanjut, ternyata aku menemukan hal lain, ilmu baru yang bermanfaat. Karena semua anggota berasal dari latar belakang dan usia yang beragam, sehingga apapun yang mereka ceritakan di saat pertemuan, merupakan hal baru buatku.

Selain itu aku juga belajar berorganisasi, sopan santun, manajemen waktu, bersosialisasi, tanpa ada DRAMA. hidup jauh lebih indah tanpa perlu ditambahin DRAMA…yekan…

udah sekian ceritanya ya…dan silahkan menikmati cerita lainnya tentang saya saat belajar di sini…mungkin kalau nanti balik ke Indonesia, pengen lanjutin ikut TM di Samarinda (kalau ada)