Game Lvl. 6: Belajar matematika logis dalam pengaturan waktu

Assalamuallaikum minna san,

Hari ini saya tidak sempat menstimulasi A kun dalam permainan, namun kami sempat berdiskusi ketika sore hari tentang pengaturan waktu

Jadi, saya pulang agak sore dibandingkan biasanya, dan A kun sepulang sekolah sore hari langsung siap-siap berangkat Les Kumon dan Piano.

Ketika saya tanyakan, apakah mamah anter dan tungguin? atau pergi les sendiri dulu, mamah beresin rumah dan lainnya dulu, baru nanti jemput ketika waktu les sudah selesai?

A kun menjawab bahwa dia akan berangkat dan pulang les sendirian. Walaupun pulang les hari sudah malam, namun nampaknya sudah berani pergi dan pulang sendirian naik sepeda, jarak tempat lesnya kurleb 6-8 menit bersepeda

kemudian, saya baru teringat bahwa jadwal saya belanja sembako adalah jumat sore, ketika mengantar A kun ke tempat les, saya biasanya pergi ke Supa kemudian jemput Aa kun setelahnya. Namun berhubung sudah lelah sekali setelah seharian dikampus, saya mencoba meminta pendapat A kun tentang ini.

Apakah mamah tetap pergi menemani A kun sambil belanja ke supa (supermarket) ataukah di rumah saja mengerjakan tugas rumah lainnya?

A kun melihat jarum jam sambil berpikir, kemudian kembali menatap saya, memperhatikan kondisi fisik mamahnya.

“Kayanya besok aja mah belanjanya, biar sore ini mamah di rumah aja…”

Kemudian saya mengiyakan sambil mengajak A kun berlatih mengatur jadwal harian untuk besok.

Jadi besok A kun pagi-pagi karate, mamah pergi ke supa, siang kita ke lab atau makan siang di cafe yang ada menu spagettinya, sore mamah ke pengajian terus malam kita ada undangan makan malam di Tante I

setelah kami menyetujui jadwal besok, A kun berangkat les dan mamah mencuci pakaian (yang seharusnya biasa dilakukan setiap sabtu pagi)

Sepulang A kun les, sehabis magrib dan makan malam, A kun langsung menyelesaikan PR sekolahnya untuk akhir pekan ini. Melihat sabtu nampaknya jadwal lumayan padat sehingga jika sore dan malam hari masih ada waktu mengerjakan hal penting, maka dilakukan saja.

Entah, apakah pengaturan waktu masuk ke dalam matematika logis

Namun, alif dan mamah belajar mengatur waktu sesuai dengan prioritas, kegiatan rutin dan kemampuan

Pagi harinya, mamah dan ayah juga berdiskusi tentang pengaturan waktu mamah menyelesaikan target progress riset, jika target 2 minggu harus selesai mengerjakan, maka setiap harinya harus ada minimal target yang harus dicapai. Dan apabila target melebihi minimal, maka dipastikan ada percepatan waktu penyelesaian. Mamahpun jadi termotivasi…

Wassalam

#harike2

#Tantangan10Hari

#Level6

#KuliahBunsayIip

#ILoveMath

#MathAroundUs

#Thinklogic

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s