Month: February 2019

Pohon Literasi

Assalamuallaikum minna san,

Sub menu baru kedua di Tahun 2019

sub menu ini dibuat untuk memaksa saya dan keluarga kembali meluangkan waktu membaca buku-buku

InsyaAllah akan berisi review tentang isi buku yang sudah selesai dibaca

se simple itu hehehe…

 

salah satu efek dari melaksanakan game level 5 di Kelas Bunda Sayang IIP, saya ingin tetap meneruskan meluangkan waktu membaca walaupun game nya sudah selesai

semangat mamah citra

semangat keluarga mamah ya!

semangat para pembaca blog saya!

wassalam

Advertisements

Kenapa Akhirnya Dia?

Assalamuallaikum minna san,

Tulisan perdana di sub menu baru “Keeping Soulmate” di blog saya hihi..

sebenernya buanyaaak banget yang pengen ditulis, pengen diceritain

Tapi bener-bener nggak sempet huhu…

Mencari waktu, duduk tenang buka laptop dirumah ituuu… sudah susah rasanya

okeh, balik ke judul…

Pertanyaan terbanyak yang ditanyain sama semua keluarga dan sahabat ketika baru nerima undangan

yang belum kenal beliau siy, wajar ya nanya kerja apa, orang mana, dll. Ini yang udah kenal beliau, masih nanya: kenapa dia? kenapa? kenapa?

saya nggak tau ya itu intonasi nanyanya ke intonasi kaget-bahagia atau terkejut-gakterima… soalnya rata-rata nanya via chat…

Yang saya tangkap adalah…karena semuaaa sahabat saya tau gimana panjang dan berlikunya kisah saya mencari belahan jiwa, dari putus-nyambung, comblangin, nyari sendiri, di PhP, di boongin, dikejar-kejar, sampai akhirnya memutuskan sudah cukup nggak mau pacar-pacaran, sampai nggak mau mencari lagi… dan ternyata saya memilih

yang nggak disangka-sangka

walaupun satu lingkungan kerja tapi nggak pernah ada cerita sebelumnya, nggak pernah jadi bahan rumpian atau cerita dari saya bareng temen-temen tentang laki-laki yang jadi suami saya sekarang, dari dunia yang berbeda…

semua kaget, “nggak terdeteksi” kata rekan kerja yang beda prodi… kapan dekatnya? gitu kali ya hihi…

maaf yak, tulisan panjang tapi belum juga menjawab judul wkwkwkw..

 

Kenapa Dia?

 

yang udah baca tulisan-tulisan saya di sub menu “finding soulmate” di blog saya ini mungkin udah tau ya alasan-alasannya

sesungguhnya sampai saat inipun saya nggak tau jawabannya

yang pasti, benar seperti kata orang-orang yang dulu saya tanyain ciri-ciri ketemu jodoh itu gimana, ya sama

semua lancar, terlalu lancar seperti jalan tol

tanpa ada rasa gak sreg dihati, nggak ada

nggak ada drama, nggak ada

sampai sekarangpun masih suka bingung: kok mudah sekali ya, terus ngapain saya kesana kemari bertahun-tahun mencari…mending fokus memperbaiki diri aja, nanti dateng sendiri

 

dan kesimpulan dari semua adalah

jodoh itu sama seperti rejeki

Allah akan kasih dari tempat yang tidak disangka-sangka

dan kalau sudah ditakdirkan untukmu, mau sembunyi di mana juga tetep akan jadi milikmu

jadi, jangan pernah menyerah

selalu berprasangka baik sama Allah

dan buka hati…. jangan belum apa-apa udah nggak mau

 

laaah ini kok jawabannya begitu…. *netizen kecewa

hihi

semangat ya…

Wassalam

 

 

Aliran Rasa Level 6

Assalamuallaikum minna san,

Saatnya membuat aliran rasa untuk Tantangan Level 6 : Menstimulasi Kecerdasan Matematis Logis

yang kata Bunda E, “buatlah tulisan yang bisa memberikan inspirasi dan pengingat untuk diri kita..”

Apa saja yang sudah dilalui selama level 6?

berhubung mamah agak kurang menyukai matematika (terus kenapah mamah sekarang belajar di fakultas engineering mah?!… #gubrak), jadinya butuh agak lama memutar otak mencari apa dan bagaimana caranya menstimulasi matematika di kehidupan sehari-hari

mulai dari ngarang, maksa masukin matematika di obrolan, sampai niru kakak kelas di komunitas IIP Asia dengan melihat website PBS Parenting hihi…

Alhamdulillah, mulai mulus dan dapet ide malah ketika waktu jalan keluar rumah. Dan kadang A kun yang ngajak duluan berpikir matematis logis hingga bisa mamah tuliskan di laporan progress harian

Bagaimana perasaan para Soleha sekalian ?

Walaupun awalnya agak bingung

Namun ketika sudah mulai memahami maksud dari menstimulasi matematis logis ini

kami berdua bisa menerapkannya terus menerus di kegiatan sehari-hari

dan kadang obrolan dengan ayah dan P chan di Indonesia suka bahas matematis logis juga

secara semuanya jago matematika….(kecuali mamah..hiks)

terima kasih IIP, barakallah ilmunya

Untuk Game Level berikutnya, mudahan tetep semangat, bisa fokus dan konsisten ya…mudahan di ridhoi Allah setiap prosesnya aamiin…

semangat belajar temen-temen!

wassalam

#Tantangan10Hari
#Level6
#KuliahBunsayIip
#ILoveMath
#MathAroundUs
#Thinklogic

 

Aliran Rasa Level 5

Assalamuallaikum minna san,

Saatnya membuat aliran rasa untuk Tantangan Level 5 : Menstimulasi Anak Suka Membaca

yang kata Bunda E, “Semangat mengalirkan rasa yah, silahkan berbagi bagaimana menemukan AHA moment di level #5 ini..”

 

Apa saja yang sudah dilalui selama level 5?

menambah satu lagi kegiatan bermanfaat buat Mamah dan A kun

A kun dan mamah belajar meluangkan waktu untuk membaca buku

Membaca buku selain buku pelajaran, membaca jurnal publikasi ilmiah atau membaca artikel bermanfaat di internet hehehehe…

real books

Kami membaca buku bersama sepulang sekolah, sore hari atau malam sebelum tidur

Jadi seperti waktunya mendongeng

Dari 10 hari Tantangan ini, kami membaca 2 buku berbahasa Inggris yaitu

Japanese Fairy Tales karya Yei Theodora Ozaki, Tuttle Publishing, 1970 dan

Buku Friends For Life karangan Schulz, nggak tertera tahun terbitnya, namun penerbitnya United Feature Syndicate, Inc dan di cetak di Jepang. Bilingual, berbahasa Jepang dan English

walaupun Game level 5 ini merupakan Tantangan untuk bulan Januari, namun baru bisa dilakukan rapel bersamaan dengan Tantangan Game level 6 di Bulan Februari karena di Bulan Januari mamah citra ganti status jadi istri…alhamdulillah… hehehehe

Jadi selama bulan Februari ini kami berdua melakukan 2 game sekaligus, berhubung anggota keluarga lainnya (Ayah dan P chan) ada di Indonesia, jadi yang melakukan game hanya mamah dan A kun

Dari 10 Hari Tantangan, ada 1 atau 2 hari yang terlewati tanpa menuliskan laporannya di blog, walaupun sudah melaksanakan. Gara-garanya mamah sudah tepar dan nggak sanggup lagi membuka laptop.

Ada juga hari yang sama sekali tidak melakukan tantangan dengan alasan yang sama: tepar

 

Bagaimana perasaan para Soleha sekalian ?

Menyenangkan

Mamah dan A kun punya waktu bersama berdua

mulai kelucuan mamah yang sudah lama tidak mendongeng, salah-salah menerjemahkan English ke Indonesia (dengan bahasa anak-anak), lucunya kami ketika membaca bareng buku yang bilingual (A kun dengan bahasa Jepang dan mamah English dan Indonesia)

kayanya setiap melakukan game ini selalu AHA moment

seru!

dan so far, Game level 5 ini yang masih kami sering kami lakukan yaitu membaca bareng

selain Game level 1, Komunikasi Produktif yang memang selalu terpakai hihi…

terima kasih IIP, barakallah ilmunya

Alhamdulillah bisa gabung sama komunitas yang membawa banyak kebaikan dan keberkahan seperti ini…

masih bujukin suami untuk ikutan Game bunsay hihi…

#GameLevel5
#Tantangan10Hari
#KuliahBunsayIIP
#ForThingstoChangeIMustChangeFirst

 

Game Lvl. 6: Angka Pecahan, Buah Jeruk

Assalamuallaikum minna san,

Tantangan 10 Hari Game Level 6: Menstimulasi Kecerdasan Matematis Logis

Hari ke 10

Hari ini mamah lagi-lagi memutar otak mencari bahan materi untuk menstimulasi kemampuan matematika logis A kun, sambil mengerjakan hal lain.

Alhamdulillah, di ruang TV selalu ada buah di dalam nampan yang selalu siap agar kebutuhan vitamin dan serat harian selalu terpenuhi….kalau nggak lupa heheheh…

Kali ini buah jeruk, ada 6 buah.

Ehime prefecture merupakan penghasil jeruk no 1 di Jepang, musim jeruk ada sepanjang tahun terutama di musim gugur dan dingin seperti saat ini. Musim lainnya pun ada, namun jenis jeruknya berbeda tiap musim.

Jeruk di sini berbeda dengan jeruk di Indonesia yang kulitnya hijau kekuningan dan disebut enak jika rasanya manis tanpa asem sama sekali. Sedangkan di sini, jeruknya berkulit oranye seluruhnya, dan yang disebut enak jika rasanya manis namun ada asemnya, benar-benar rasa jeruk bukan?…dan tidak ada sama sekali bijinya.

Jeruk di sini dijadikan produk kemasan berbagai macam. Bahkan ada minuman kemasan yang rasanya agak pait karena dihancurkan bersama kulit jeruknya saat proses pembuatannya. Orang Jepang kenalan saya senang meminum jeruk kemasan produksi Ehime tersebut, saya juga kadang diberi. Ternyata air jeruk yang agak pait tersebut berkhasiat bagi kesehatan. Pantas saja digemari.

Waduh, saya malah ngelantur kemana-mana ya..

Baiklah, kembali ke laptop

A kun dan saya akhirnya berdiskusi tentang angka pecahan dengan bantuan 6 buah jeruk.

termasuk contoh soalnya juga.

Misalnya, bagaimana jika A kun ingin membagi 6 buah jeruk kepada 2 orang sahabatnya, maka tiap orang akan mendapat berapa jeruk?

Kadang diselingi candaan seperti, bagaimana jika temen A kun ada 10 terus tiap orang dapet berapa? A kun menjawab sambil cengengesan : Temen Alif nggak ada yang suka jeruk, jadi semuanya buat mamah

hmmm baiklaah…

seru juga ya jib bermain sambil belajar…

Wassalam

#harike8

#Tantangan10Hari

#Level6

#KuliahBunsayIip

#ILoveMath

#MathAroundUs

#Thinklogic

Game Lvl. 5: This Would Be A Drab World Without You

Assalamuallaikum minna san,

Tantangan 10 Hari Game Level 5: Menstimulasi Anak Suka Membaca

Hari ke 10

Sudah hari ke 10 jib, yeii we made it…

Hari ini kami memutuskan memilih masih Buku Friends For Life karangan Schulz, nggak tertera tahun terbitnya, namun penerbitnya United Feature Syndicate, Inc dan di cetak di Jepang. Komiknya bilingual, berbahasa Jepang dan English

Alasannya, karena A kun mengantuk sekali, jadi kalau mendongeng cerita panjang dia takut tertidur sebelum ceritanya selesai dia dengar sampai akhir. Pagi dia harus latihan karate hingga siang. Biasanya sehabis pulang karate, dia tidur siang. Tapi hari ini nggak.

Kali ini kami bercerita bab terkahir dari buku ini, This Would Be A Drab World Without You. A kun membaca tulisan kanjinya, mamah membaca English lalu menerjemahkannya dalam bahasa Indonesia.

Kali ini dialog-dialog antara Snoopy dan sahabat kecilnya, Woodstock. Walaupun si burung kecil hanya menggunakan bahasa berupa tulisan garis-garis vertikal, yang pembaca tidak pahami, namun Snoopy mengerti.

Snoopy membesarkan hati sahabatnya ketika sahabatnya curhat bahwa dirinya itu makhluk yang tidak berguna. Atau ketika sahabatnya bertanya bahwa apakah tubuhnya yang kecil mungil ini sudah pas ataukah aneh? Snoopy selalu bisa membesarkan hati sahabatnya.

Bagaimanapun dirimu, kalau nggak ada kamu, dunia terasa menjemukan…

 

Simple tapi dalam

membuat saya ingat anak-anak dan suami…

 

wassalam

#GameLevel5

#Tantangan10Hari

#KuliahBunsayIIP

#ForThingstoChangeIMustChangeFirst

Game Lvl. 6: Angka Desimal, Selisih Berat Badan (sensitif!)

Assalamuallaikum minna san,

Tantangan 10 Hari Game Level 6: Menstimulasi Kecerdasan Matematis Logis

Hari ke 9

Hari jumat lalu ke skip nggak submit laporan Tantangan 10 Hari, walaupun dikerjakan namun mamah capek banget, jadi udah nggak sanggup bikin.

Sewaktu mamah sedang muter otak bagaimana caranya melatih matematik logis ke A kun, tiba-tiba A kun nanyakan tentang tinggi badan mamah dan ayah…

lalu bergulir jadi ngobrol tentang berat badan

yah, maklum ya Ibu-ibu, tiap hari nimbang badan, makan dijaga, tapi tetep merasa gendut…

Jadi, saya punya ide untuk bermain bersama A kun, berapa selisih berat badan anggota keluarga

Maaf ya saudara setanah air, angkanya saya sembunyikan

berhubung sensitif..hihi…

jadi A kun menghitung selisih berat badan mamah dan ayah, mamah dan A kun, termasuk 1 dan 2 angka di belakang komanya. Berhubung timbangan yang biasa kami pakai adalah timbangan badan digital

Jadi A kun pun belajar angka desimal

ternyata seru juga ya jib, mamah juga jadi tau A kun bisa cepat menghitung imajiner alias tanpa coretan kertas.

Mamah melihat perubahan yang makin baik selama A kun les kumon

matematika bukan lagi mata pelajaran yang A kun takuti, namun menjadi kegemaran

lanjutkan A kun!

 

Wassalam

#harike8

#Tantangan10Hari

#Level6

#KuliahBunsayIip

#ILoveMath

#MathAroundUs

#Thinklogic

Game Lvl. 5: Giliran A kun mendongeng

Assalamuallaikum minna san,

Tantangan 10 Hari Game Level 5: Menstimulasi Anak Suka Membaca

Hari ke 9

Hari jumat lalu ke skip nggak submit laporan Tantangan 10 Hari, walaupun dikerjakan namun mamah capek banget, jadi udah nggak sanggup bikin.

Jumat itu, target kerjaan di lab harus selesai karena senin mau konsul sama supervisor. Pulang dari lab udah sore, langsung anter A kun les piano dan kumon, ditengah-tengahnya ke supa dulu. Kami berdua pulang kehujanan. Beberapa hari ini prakiraan cuacanya miss terus, dikira berawan ternyata hujan. Dikira hujan, taunya terik…Lagi musim perpindahan musim ke musim semi

Jadi, jumat kemarin itu, rencananya A kun dan mamah masih ingin membedah buku dongengnya orang Jepang, Japanese Fairy Tales karya Yei Theodora Ozaki, Tuttle Publishing, 1970

Namun, kemudian A kun punya ide…bagaimana jika dia saja yang bercerita. Ada judul di buku tersebut yang dia pernah membacanya di perpustakaan sekolah. Kisah si Momotaro. Kalian mungkin sudah pernah membacanya juga…

berkisah tentang sepasang kakek nenek yang memperoleh seorang bayi ketika membelah buah momo (peach). Momotaro tumbuh menjadi anak yang kuat dan mampu mengalahkan setan dan raksasa di pulau hantu, bersama teman-teman hewannya.

Ketika A kun mendongeng, mamah sangat terhibur, karena A kun menceritakannya dengan gaya dan suara yang ekspresif. Mamah yang terkantuk-kantuk, jadi tertawa dan mendengarkan A kun bercerita hingga selesai.

Terima kasih ya A kun…

wassalam

#GameLevel5

#Tantangan10Hari

#KuliahBunsayIIP

#ForThingstoChangeIMustChangeFirst

Game Lvl. 6: Nama Bulan

Assalamuallaikum minna san,

Tantangan 10 Hari Game Level 6: Menstimulasi Kecerdasan Matematis Logis

Hari ke 8

Sore ini, mamah dan A kun pulang lebih lambat dari biasanya. A kun karena ada ekskul kelas Engish di sekolahnya dan mamah menyelesaikan target hari ini di lab. A kun pulang duluan dari mamah.

Hari ini dia gembira karena Speechnya sudah dilaksanakan dan berjalan lancar.

Sambil menahan kantuk dan menemani A kun, mamah mengajak A kun belajar nama-nama bulan dalam kalender Masehi. Karena selama ini A kun belum hapal nama bulan Januari sampai Desember serta urutannya dan kaitannya dengan angka 1 sampai 12.

Bahwa bulan 1 (ichi gatsu dalam bahasa Jepang) adalah bulan januari sampai dengan bulan 12 (juu ni gatsu) adalah Desember.

Setelah berulang kali menyebutkannya bersama mamah, dan dia mengulang sendiri

Mamah mencoba menyebutkan angka bulan dengan acak dan A kun harus menyebutkan nama bulan masehinya

waah ternyata A kun berhasil dengan baik

apakah ini termasuk menstimulasi matematika logis bukan ya…

yang pasti, A kun akan terbiasa dan tahu jika mamah menyebut nama bulan dalam percakapan sehari-hari, A kun sudah tau.

Basanya siy obrolan seputar, bulan kapan libur sekolah? bulan apa pulang ke Indonesia? berapa lama lagi kita jalan keluar kota? berapa lama lagi A kun balik ke matsuyama?

hehehe…

Wassalam

#harike8

#Tantangan10Hari

#Level6

#KuliahBunsayIip

#ILoveMath

#MathAroundUs

#Thinklogic

Game Lvl. 5: The Farmer and The Badger

Assalamuallaikum minna san,

Tantangan 10 Hari Game Level 5: Menstimulasi Anak Suka Membaca

Hari ke 8

Hari ini, A kun dan mamah masih membedah buku dongengnya orang Jepang, Japanese Fairy Tales karya Yei Theodora Ozaki, Tuttle Publishing, 1970

Bab kali ini berjudul : The Farmer and The Badger (Kisah Petani dan Luwak)

bab ini menceritakan kehidupan seorang petani tua dan istrinya. Hidup mereka terganggu oleh si Luwak yang jahat, yang suka merusak dan mencuri tanaman petani. Suatu hari sang petani tua berhasil menangkap si Luwak, dia diikat dan berencana akan dimasak menjadi sop oleh sang petani sore hari sepulang dia bekerja di ladang.

Si Luwak dijaga oleh istri petani di rumah. Namun, dengan tipu daya si Luwak, dia berhasil membujuk istri sang petani untuk melepaskan ikatannya, lalu setelah lepas dia malah memukul sang nenek tua dengan alu untuk menumbuk gandum sampai meninggal dan tubuh sang nenek dimasak menjadi sop.

Ketika sore hari sang petani pulang, si Luwak berubah wujud menjadi istri sang petani. Dia menyuruh memakan sop Luwak yang sebenarnya adalah sop nenek (sadis euy pemirsa…)

Ketika akhirnya si Petani Tua mengetahui kisah yang sebenarnya, pingsan lah dia. si Luwak meninggalkan si petani dengan tertawa terbahak-bahak. Setelah siuman, si Petani Tua menangis karena sedih sekali.

Tangisan si Petani Tua terdengar oleh tetangganya, Si Kelinci. Dia mendatangi rumah si Petani Tua dan bertanya apakah ada yang bisa dia bantu untuk meringankan sedih si Petani Tua. si Petani Tua menceritakan kisah sedihnya, bagaimana istrinya dijadikan sop oleh si Luwak. Si Kelinci berkata kepada si Petani Tua untuk membantu menghukum si Luwak.

Keesokan harinya, Si Kelinci mencari kesana-kemari si Luwak, namun dia tidak menemukan dimanapun. Ternyata si Luwak, sedang bersembunyi di sarangnya. Dia sedang bersembunyi dari kemarahan si Petani Tua.

si Kelinci membuat rencana untuk menghukum si Luwak. Dia mengajak si Luwak untuk pergi membantu dirinya memotong rumput untuk persediaan musim dingin di padang rumput di bukit sebelah. si Luwak tertarik ajakannya, dia juga ingin menjauh dari ladang si Petani Tua.

Ketika selesai memotong rumput, rumput yang banyak itu kemudian diikat lalu dibawa dengan memanggulnya ke atas punggung masing-masing. Di tengah jalan, si Kelinci berusaha membakar rumput kering di punggung si Luwak, berhasil terbakar namun tidak berhasil membuat meninggal.

si Luwak menderita luka bakar parah, namun dia tidak tahu bahwa itu akibat rencana si Kelinci. Si Kelinci memberitahu si Luwak bahwa dia memiliki obat mujarab untuk menyembuhkan luka bakarnya, dengan 1 syarat setelah diobati sesakit apapun harus ditahan. si Luwak percaya dan membiarkan si Kelinci membantunya mengobati dirinya. Si Kelinci mengoleskan minyak yang sudah dicampur dengan saus dan Red Pepper, dan berguling-gulinglah si Luwak sambil berteriak kesakitan.

Namun, sebulan setelahnya. si Luwak berangsur membaik. Si Kelinci kembali membuat rencana untuk membalaskan dendam si Petani Tua. Si Kelinci kemudian menengok si Luwak dan memberitahu bahwa dia akan berencana memancing ikan di lautan dengan menggunakan perahu.

si Luwak tertarik untuk ikut, karena dia sudah sebulan lamanya di rumah dan ingin juga menghirup udara luar.

Si Kelinci gembira karena si Luwak sudah masuk perangkap rencananya. Kemudian dia membuat dua buah perahu, 1 buah terbuat dari kayu dan 1 buahnya lagi terbuat dari tanah liat.

Hari esoknya merekapun pergi memancing. Si Kelinci memberikan perahu dari tanah liat untuk digunakan si Luwak. si Luwak tidak tahu bahwa perahu itu dari tanah liat. Dia senang sekali.

Si Kelinci mengajak berlomba menaiki perahu masing-masing ke tengah laut, siapa yang paling cepat sampai di tengah laut, dia lah pemenangnya. si Luwak cepat-cepat mengayuh perahu dari tanah liat itu ke tengah laut. Dia tidak menyadari perlahan tanah liat itu mulai menjadi lembek ketika terkena air, dan perlahan tenggelam bersama si Luwak. si Luwak meminta tolong si Kelinci, namun si Kelinci memukul si Luwak agar semakin tenggelam ke dasar laut.

Akhirnya si Kelinci berhasil membalaskan dendam si Petani Tua, kemudian dia pergi memberi kabar kepada si Petani Tua. Si Petani Tua sangat gembira, dia berkata bahwa akhirnya dia bisa tidur nyenyak sepeninggal istrinya.

Kemudian si Kelinci meminta si Petani Tua apakah dia bisa tinggal bersama si Petani Tua. si Petani Tua mengijinkan. Akhirnya mereka hidup sebagai sahabat hingga akhir tua mereka.

sekian kisah singkatnya…

menurut mamah dan A kun, kisah ini agak sadis huhuhu…bukankah ini kisah dongeng anak-anak ya, kok ada nenek yang dibunuh dan dibuat sop, diceritakan tulang-tulangnya ada di dapur. Kemudian bagaimana si Kelinci berusaha membalaskan dendam si Petani tua berkali-kali sampai si Luwak meninggal.

padahal kita belajar untuk memaafkan dan ikhlas bila tertimpa musibah…entahlah, mamah shock…

baiklah, peajaran hari ini adalah, kita harus memilih juga dongeng yang baik untuk anak-anak ya…

wassalam

#GameLevel5

#Tantangan10Hari

#KuliahBunsayIIP

#ForThingstoChangeIMustChangeFirst