Month: September 2018

Aliran Rasa Lvl. 1

Assalamuallaikum minna san,

lama nggak nulis yaaaa…ketauan nulis di blog kalau ada tugas doank wkwkkw..

maafkan saudara sekalian, lg rajin sama tugas lain di kampus hehehe….

Saatnya membuat aliran rasa untuk Tantangan Level 1 : Komunikasi Produktif

35c7ce3e-2788-4b34-99b3-fe7a8b163ba1
Dapat Badge ini karena mengerjakan tantangan 10 hari tepat waktu, setor setiap hari, tanpa rapel, dan melanjutkan prosesnya hingga hari ke-17, hanya 4 yang dapat badge ini dari 30-an anggota

Apa saja yang sudah dilalui selama level 1?

Banyak hal

walaupun tinggal di negeri orang, namun di tahun kedua ini aktifitas saya hanya rumah-kampus-supermarket/tempat les Alif kun, kadang rutinitas itu sangat menjemukan

apalagi waktu bersosialisasi dengan teman-teman semakin sedikit dengan makin sibuknya jadwal riset masing-masing

otomatis hidup saya hanya saya dan Alif

dan itu pula lah yang mewarnai semua tulisan saya dalam level 1 ini

bagaimana saya dan alif sehari-hari berkomunikasi

mulai dari tentang sekolah alif, les kumon, piano dan karatenya, persiapan dan penyelenggaraan sport festival atau undokai di sekolahnya

waktu komunikasi kamipun terbatas hanya di pagi hari sebelum berangkat sekolah/kampus dan ketika hendak tidur

namun, ketika hal-hal sederhana dan sehari-hari ini dituangkan dalam tulisan…dan kembali dibaca ulang, rasanya kok hal-hal ini lah yang akan saya rindukan kelak, usia anak akan semakin dewasa..dan kebersamaan dengannya tidak akan terulang…masa ketika saya dan dia sama-sama berjuang sekolah dan jauh dari keluarga…masa dimana harus saling mengerti satu sama lain…masa dimana harus punya kesabaran lebih banyak lagi satu sama lain….

dan masa ini, ketika ditambah dengan pemahaman ilmu komunikasi produktif dari kelas bunsay pra nikah, makin membuat saya semakin terharu

saya banyak tau kekurangan diri, semoga proses perbaikan diri ini bisa konsisten

dan semoga ilmu yang di dapat selalu bisa saya terapkan di kehidupan sehari-hari saya bersama keluarga aamiin

terimakasih kelas bunsay pra nikah….

Bagaimana perasaan para Soleha sekalian ?

semakin banyak belajar, semakin saya tahu kekurangan diri saya

waktu berkomunikasi yang terbatas dengan anak, dan saya seringkali malah tidak “hadir” di hadapannya, sibuk sendiri

saya mencoba berusaha hadir, menjadi pendengar yang baik, dan tidak emosian menghadapi anak, walau seletih apapun

mudahan bisa istiqomah aamiin

Walaupun dalam setiap tantangan, saya menjadikan Alif kun, anak saya, sebagai subjek dan partner dalam berkomunikasi produktif, sesungguhnya, saya juga belajar memperbaiki komunikasi saya terhadap orang tua, saudara dan calon suami

saya banyak kekurangan, khususnya di komunikasi, jadi saya berusaha memperbaiki dengan ilmu yang saya dapat dari IIP

kalau saya letih, biasanya omongan saya jadi nyelekit atau intonasi menjadi tinggi

sedangkan saya juga butuh berkomunikasi apalagi dalam persiapan pernikahan

alhamdulillah setelah menerapkan ilmu ini, komunikasi dengan orang tua lancar, khususnya kalau udah bahas persiapan nikah, karena beliau yang banyak bantu saya berhubung saya jauh

kalau sama calon suami,

….

saya mohon maaf kalau banyak kekurangan…ego saya masih tinggi, trauma saya masih banyak….hati saya luka di sana sini, babak belur ternyata….

terimakasih sudah sabar sama saya… *kemudian sesegrukan dipojokan *lagi PMS pemirsah

Baru Level 1 dan buanyak banget ilmu (baik teori maupun praktek) yang dirasakan

Alhamdulillah bisa gabung sama komunitas yang membawa banyak kebaikan dan keberkahan seperti ini…Alhamdulillah ya Allah #kemudianmewek

semangat temen-temen!

wassalam

69a651ec-cde2-499e-9916-44474a068835
Dapat penghargaan ini, berdasarkan pilihan dari anggota lain, yang mana menurut pendapat masing-masing memiliki kisah-kisah inspiratif dalam tulisan yang dituangkan dalam tantangan di level ini…arigatou gozaimasu minna san
Advertisements

Jumat Hangat

Assalamuallaikum minna san,

Jumat lalu, 28 Sept

saya kebagian tugas jadi pengisi jumat hangat di WAG nya kelas IIP bunda sayang pra nikah

semua anggota pra nikah akan dapat gilirannya, saya tukeran jadwal karena saya pengen biar cepet selesai aja tugas hihi….

dan ini mau share beberapa quote dari komen-komen saya yang gak jelas saat diskusi serta tanya jawab dengan anggota kelas lainnya, semoga jadi pengingat diri saya sendiri :

Tidak ada yang tidak mungkin, Limitmu adalah Unlimited jika bersama Allah

Jangan pernah meremehkan kekuatan doa, sekecil apapun harapan, adalah doa…

“Bisa jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan bisa jadi kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu. Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui.”(QS. Al Baqarah: 216)

Kita akan mengetahui The Big Picture maksud Allah, setelah mengalami semua hal…karena itu, jalani saja Allah tau yang terbaik…ikhtiar dan tawakal

Siapa yang mendidik satu laki-laki berarti telah mendidik satu manusia, sedangkan siapa yang mendidik satu perempuan berarti sedang mendidik satu generasi.” Bung Hatta

Setinggi apapun pendidikan perempuan, sebesar apapun profesi dan jabatanmu wahai perempuan, kemuliaanmu di hadapan Allah ada di rumah, mendidik keluarga…..

Jika ingin maju, harus merubah cara pandang agar lebih positif…

Jangan pernah mengeluh, menangis hanya di atas sajadah….

Apa yang kita pikirkan akan menjadi doa, seberat apapun hidup, selama bersama Allah, InsyaAllah bisa dilewati….

Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya…~quote

Karena sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan, sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan (Al Insyirah ayat 5-6)

 

Insya Allah, semoga semua yang membaca ini bisa mencapai impian dan doa pamungkasnya…tekun, konsisten. berusaha dan berdoa…sedikit demi sedikit jadi bukit, langkah besar diawali dengan langka-langkah kecil..jadi harus terus semangat!!!

 

semua tulisan adalah pengingat buat diri saya sendiri di kala letih dan lelah berusaha….di kala doa-doa belum waktunya dikabulkan….

semangat mamah citra, Allah sayang kita semua!!!

 

wassalam

Jumat Hangat Citra
Jumat, 28 September 2018 jam 19:00 wib

Memilih

Assalamuallaikum semuanya,

Komunikasi Produktif

Game 1 Level 1 hari ke-17

yeii, finally…day 17th…alhamdulillah

Hari Jumat kemarin,

Alif pulang cepat dari sekolah, karena besok akan diadakan sport festival di sekolahnya atau yang biasa disebut Undokai

saya pun buru-buru pulang dari acara makan siang teman saya, untuk ngecek Alif kun sebelum balik ke lab lagi

saat itu dia buru-buru berganti pakaian dan izin untuk main dengan temannya di lantai 2 apato

tapi saya meminta dia sholat dhuhur dulu, baru boleh ke atas

kemudian dia meminta izin kembali kepada saya

“mah, Alif boleh main ke rumah Haru kun?” tanyanya menyebut salah satu nama temannya yang orang Jepang

“sama siapa dan kapan?”

“sama Hanif kun dan Ei kun, alif ke rumah Hanif dulu, terus barengan bertiga ke rumah Haru kun”

“boleh aja, asal PR kumonnya selesai, dan jangan lupa, sore waktunya les kumon ya jib”

tapi kemudian dia diam dan agak berpikir lama

“kenapa nak? nggak apa-apa kamu main ke rumah Haru kun, tapi daripada bolak-balik ambil tas untuk les, mending bawa sekalian tas nya” kata saya lagi

“kayanya Alif nggak jadi aja deh mah, mending main sama Khalil aja di lantai atas sampai waktunya les”

“terserah Alif, tapi apakah Hanif dan Ei kun nggak nungguin kamu nanti?”

“nggak kok mah, soalnya tadi di sekolah Alif bilang belum pasti sama mereka, jadi nggak usah ditungguin”

 

saya perhatikan, alif sedang belajar memilih hal yang prioritas bagi dirinya sendiri

belajar pelan-pelan ya nak memilih pilihan hidup tanpa campur tangan orang tua

karena sering kali, orang dewasapun sungguh sulit memilih prioritas dalam hidup, belum banyak latihan ketika kecil….kayanya ahahahah….

saya berusaha mengajarkan Alif bagaimana memilih dan bertanggung jawab dengan pilihannya, mulai dari memilih menu makanan ketika di restoran sampai ketika harus memutuskan hal lainnya

untuk hal yang agak sulit, kadang saya bantu memberi opsi dan resiko yang akan dihadapi jika memilih ini dan bukan yang itu, namun tetap alif yang memutuskan bagi dirinya sendiri

masih banyak kekurangan kok, saya dan alif masih belajar juga hehehe….

….

“mamah abis dhuhur balik kampus ya nak, terus ke dokter gigi. Alif bisa pergi les berdua Khalil aja tanpa mamah?”

“oke mah, nggak apa-apa”

“perlu mamah jemput nggak nanti?”

“nggak usah mah, pulang sendiri aja”

oke jib….

 

  • Hal menarik yang saya dapatkan dari komunikasi saya dengan Ajib kun

Bahwa, mengajarkan anak untuk memilih prioritas adalah hal yang harus dilakukan sejak dini

mengajarkan bertanggung jawab atas pilihannya

juga merupakan salah satu cara meningkatkan rasa percaya dirinya

kayanya siy, saya belum banyak baca soal pengasuhan dengan materi ini soalnya….wkwkwkwk

  • Perubahan yang saya buat kemarin dalam berkomunikasi

pesan orang tua saya kepada saya selalu, jangan mengatur anak

tanpa mengatur berlebihan, dia akan tumbuh menjadi pribadi yang lebih berkembang dan bahagia

jujur dan percaya diri

lagi pula, dia kelak akan menjadi dewasa dan hidup mandiri

persiapkan dirinya agar mampu hidup mandiri

nasihat buat saya, karena sesungguhnya saya sebagai single parent, suka agak galak sama anak sendiri hihihi…

 

semangat Ajib kuuun!!!

wassalam

#hari17

#gamelevel1

#tantangan10hari

#komunikasiproduktif

#kuliahbundasayang

#institutibuprofesional

Bukan Malam Minggu

Assalamuallaikum

saya tau ini bukan malam minggu,

tapi lagi kangen aja hihi…

 

mau saya lagi gimana juga, beliau pasti tau…

walaupun cuman chat wa doang, beliau tau hati saya lagi gundah gulana

dan tau bagaimana menenangkan saya

terimakasih ya wahai calon suami

 

*coba deh bacanya sambil dengerin lagunya yura yunita yang “Buka Hati”, baru rilis

meuni pas, bikin mellow wkwkwkwk….

 

*mau PMS sodara-sodara

abaikan postingan ini

wassalam

bye

 

 

 

 

Party

Assalamuallaikum semuanya,

Komunikasi Produktif

Game 1 Level 1 hari ke-16

uwow, udah hari ke 16 aja, dan tulisan saya banyakan ketidakmampuan saya jadi mamah ya…huhu maafkan pemirsah, bukan contoh yang baik

Hari Kamis kemarin,

setelah mengikuti T10 ini, saya merasakan banyak perubahan, ke arah lebih baik, saya jadi lebih banyak memperhatikan dan menyimak setiap komunikasi saya dengan Alif kun

termasuk hari ini, dimana komunikasi kami membahas banyak hal

kadang kalau sudah begini, saya suka bingung mau fokus nulis yang mana

udah bosen kan pemirsah kalau saya ceritain soal undokai dan les nya Alif? hihi…

mau cerita yang aib banget, malu wkwkwk

yang biasa aja deh, mudahan bisa diambil hikmahnya….

jadi, tadi sore…lagi-lagi mamah pulang belakangan daripada Alif…

saya bingung juga nih, kalau hal ini terjadi di Indonesia, soalnya agak-agak sulit prakteknya, anak SD duluan pulang sendiri ke rumah daripada orang tuanya….

saya bergegas mandi, ketika sedang berpakaian dan alif tiduran di kasur percakapan ini terjadi

“Mah, besok Alif pulang cepet, jam 1 udah pulang..”

“waduh, mamah ada janjian farewell party pas jam makan siang nak, sama anggota lab dan sensei nya tante N dan tante Y…”

“alif boleh ikut mah?” …biasanya kalau ada acara makan-makan bareng org kampus, saya suka aja Alif, tapi nggak sering, soalnya mahal cyynnn…

party di sini itu artinya makan-makan dan ngobrol di restoran, trus restorannya orang jepang yang makanannya lengkap dari appetizer sampai dessert, yang mana satu orangnya musti bayar sekitaran 400-600 ribu rupiah

bayar masing-masing? woiya donk, disini tidak ada traktir2an, bahkan sensei pun bayar sendiri…lebih fair siy menurut saya

lanjut ke percakapan berfaedah saya dan Alif kun

“maaf lif, mamah kan nggak tau Alif bakal pulang cepet, mamah juga nggak enak kalau dadakan bawa Alif, soalnya udah reservasi sesuai jumlah orang…dan lagi ini bukan lab mamah, mamah satu-satunya anggota dari lab luar….ceritanya panjang”

“nanti Alif mamah bungkusin aja gimana?…gak papa lif? tapi yang sabar ya nungguin mamah pulang..” sambung saya

“Nggak apa-apa kok mah, Alif juga pulang kan jam 1, jam 12 kan makan siang disekolah…hihihi…..” tawanya

hmmmm kadang isengnya ini suka bikin gemes…. jadi pengen gigit-gigit gorden

“Alif pulang cepet ada apa nak?”

“kayanya karena sabtu akan undokai mah, jadi disuruh dirumah aja biar siap-siap”

“tapi mamah pulang kan mah?” sambungnya lagi

“Iya sayang, habis party mamah pulang dulu ke rumah, cek alif…tapi mamah musti balik ke lab lagi, soalnya musti ngerjain tugas yang hari ini dikasih sensei mamah…”

“nggak apa-apa ya nak…?” tanya saya lagi sambil memberikan ekspresi sedih padanya

“nggak apa-apa mah…”

 

  • Hal menarik yang saya dapatkan dari komunikasi saya dengan Ajib kun

Bahwa, tidak semua keinginan anak dapat terpenuhi

namun dengan komunikasi dan memberikan alasan yang sebenarnya, akan dapat diterima si anak…

mudahan

  • Perubahan yang saya buat kemarin dalam berkomunikasi

seringnya, kalau saya sibuk dan kurang banyak waktu buat Alif di hari kerja

saya akan menebusnya di hari sabtu atau minggu, pergi ke tempat yang dia mau, atau melakukan hal bersama yang dia pilih

 

terima kasih banyak ya lif, sudah banyak sabar menghadapi mamah….

wassalam

#hari16

#gamelevel1

#tantangan10hari

#komunikasiproduktif

#kuliahbundasayang

#institutibuprofesional

Pay Attention

Assalamuallaikum semuanya,

Komunikasi Produktif

Game 1 Level 1 hari ke-15

Hari Rabu kemarin,

Setelah hari sebelumnya, saya marah besar karena ketidak jujuran Alif

paginya, saat dia baru bangun, saya memeluk dan menciumnya seperti biasa, menyatakan bahwa mamah sayang sama Alif

ketika dia sudah mulai biasa lagi, tidak ada mulut cemberut dan lainnya, saya mulai kembali mengajak bicara, masih sambil memeluknya, bahwa yang membuat mamah marah adalah ketidak terus terangan Alif

pagi hari setelah sarapan dan hendak berganti pakaian sekolah, seperti biasa, Alif minta peluk, saya harap itu pertanda dia sudah tidak marah lagi atau sedih karena malam sebelumnya

namun tetap, hukuman tidak ada gadget di wiken masih berlaku

Setelah Alif kun berangkat sekolah, saya buru-buru menelpon orang tua saya untuk mendapatkan masukan

biasanya kalau saya ada masalah dalam pengasuhan, orang tua adalah guru terbaik

masukan yang utama dari ibu saya : katakan pada Alif bahwa apapun yang dia rasakan sebaiknya dibicarakan sama mamah, walau mamah sedang capek atau sebagainya, biar bisa dicari solusi bareng-bareng

saya juga menelpon calon ayahnya, untuk meminta bantuan dalam memotivasi diri Alif terkait kejujuran dan kepercayaan diri, jika nanti ada kesempatan menelpon lagi

karena saya perhatikan, walaupun calon ayahnya irit bicara hihi…, tapi kata-katanya dapat menentramkan Alif kun

…..

Sore hari, ketika dia pulang sekolah dia mulai mencari remote TV

kebiasaannya beberapa minggu sejak persiapan undokai, pulang sekolah langsung nyalakan TV sambil rebahan, sampai mendekati waktu les atau waktu magrib

maaf ya jib, hukumannya mamah tambah dengan menyembunyikan remote TV, tidak ada TV sepulang sekolah

alif harus tidur siang

mengapa? karena saya perhatikan pangkal masalah nya karena dia terlalu capek, sedangkan istirahat sambil menonton TV bukanlah istirahat sesungguhnya

tidur adalah solusinya

walaupun awalnya enggan, akhirnya dia tertidur, dan cukup lama

setelah terbangun, dia punya cukup tenaga dan lebih segar ketika mengerjakan aktivitas lain termasuk mengerjakan PR matematika

ketika saya memasukkan saran dari ibu saya, tanpa Alif tahu bahwa saya sudah konsultasi dengan nenek dan calon ayahnya

bahwa kalau ada masalah bisa dibicarakan bersama untuk mendapatkan solusinya

komentar Alif : apa itu “solusi” mah? coba kalau bicara sama anaknya itu pakai kalimat yang dimengerti anak-anak mah, Alif masih kecil…

gubrak

Alif ngikik

….

Malam hari, ketika seperti biasa kami mengobrol di kasur sebelum tidur

saya tanyakan perasaannya ketika di marahi mamah semalam

dia menjawab : Alif saat itu rasanya ingin get out of the house….

“what???…” mamah kaget

dia mengulang ucapannya

“emang berani jib? malam-malam lho…”

“nggak apa-apa…” jawabnya

“emang mau ke rumah siapa?” sambil mamah menahan senyum geli

dia menyebutkan rumah sahabatnya yang orang Jepang, yang saya tidak tau tempat tinggalnya

“janganlah, nanti mamah nangis…” mamah pura-pura sedih sambil memeluknya

  • Hal menarik yang saya dapatkan dari komunikasi saya dengan Ajib kun

Bahwa, sering kali orang tua sangat menyesal setelah memarahi anak

berdamai kembali sama anak sangat diperlukan agar anak tahu orang tua tetap sayang pada dirinya, namun ada hal-hal yang tidak baik yang harus diperbaiki

dan kerjasama dengan anggota keluarga lainnya dalam hal pengasuhan sangatlah penting

agar dapat masukan dan sudut pandang yang berbeda

  • Perubahan yang saya buat kemarin dalam berkomunikasi

saya banyak menanyakan perasaannya, berusaha belajar untuk pay attention to every detail dengan semua yang dilakukan dan diucapkan anak

semangat (calon) ayah!!! ….nanti akan bicara sama Alif, mau siapin kalimat yang pas dulu katanya… hihi…

wassalam

#hari15

#gamelevel1

#tantangan10hari

#komunikasiproduktif

#kuliahbundasayang

#institutibuprofesional

Kejujuran dan Kepercayaan

Assalamuallaikum semuanya,

Komunikasi Produktif

Game 1 Level 1 hari ke-14

Hari Selasa kemarin,

Saya pulang lebih sore daripada Alif kun, dan ini kali kedua saya tanyakan tentang berangkat Les Kumon atau tidak, karena senin lalu saya tanyakan hal sama dan jawabannya tetap sama

hari ini libur les kumon, karena Sensei ngasih PR 5 set (yang biasanya hanya 3 set PR, 1 set terdiri dari beberapa lembar soal)

saya tanyakan kembali karena saya dapati tetangga, yang juga teman les kumonnya, sepedanya tidak terparkir di halaman apato (apartement ~japanese) kami

kemudian Alif menjawab bahwa anak-anak tante N lagi pergi ke taman sama mamahnya, Alif diajak tapi Alif nggak mau ikut karena mau menyelesaikan PR

saya masih agak curiga karena bukan hal biasa untuk bermain di taman di sore pas hari kerja, biasanya main ke taman itu di saat wiken

namun, saya percaya aja dan kami pun melakukan aktivitas seperti biasa

Malam hari, saya dan alif berkunjung ke rumah tante N, yang ada di lantai 2 tepat di atas apato kami, karena beliau minta bantuan untuk periksa tv nya yang tidak tersambung ke tv kabelnya

Tanpa sengaja, saya tanya soal Les Kumon yang libur hari ini

dan ternyata tadi sore mereka les kumon, alif diajak nggak mau ikut

waah, emosi saya langsung naik, saya nggak pernah memarahi anak di depan orang banyak, tapi saat itu suara saya agak meninggi : Aliiif!! kamu kok bilang sama mamah les nya libur?!!…

saya buru-buru pamitan, dan Alif merasa bahwa mamahnya akan marah besar

malam itu saya marah banget sama Alif, sampai dia menangis sambil berdiri

saya beritahu dia bahwa saya tidak suka dia berbohong, kepercayaan yang dikasih mamah sudah disalah gunakan oleh dia

hukumannya tidak ada gadget di sabtu-minggu seperti biasa

setelah marah saya mereda, saya tetap bicara dengannya, meski dia masih terisak-isak, bahwa apapun kesulitan Alif harus dibicarakan sama mamah, walaupun kamu melihat mamah sibuk dan tidak enak menyusahkan mamah, harus bilang sehingga kita bisa cari solusinya bersama dan nggak sampai tidak jujur dan merusak kepercayaan mamah

  • Hal menarik yang saya dapatkan dari komunikasi saya dengan Ajib kun

Bahwa, kejujuran dan kepercayaan sangat penting bagi suatu hubungan, apalagi hubungan keluarga

hal ini juga terkait dengan keterbukaan komunikasi

runtutan ketidakjujuran alif nampaknya karena kelelahan persiapan undokai

dan saya harus banyak intropeksi karena beberapa minggu ini kurang merhatiin Alif

  • Perubahan yang saya buat kemarin dalam berkomunikasi

saya merasa ini juga teguran buat saya sebagai orang tua, terlalu sibuk sehingga terlalu percaya sama alif dan kurang mengawasi bagaimana dia mengerjakan PR

saat ini saya akan antar jemput Alif, dan belum membolehkan dia pergi Les sendiri, agar informasi dari tempat les bisa tersampaikan dengan baik

saya juga akan selalu mendampingi dia dalam mengerjakan PR

duuh..maaf ya jib, mamah masih banyak kekurangan….

wassalam

#hari14

#gamelevel1

#tantangan10hari

#komunikasiproduktif

#kuliahbundasayang

#institutibuprofesional

Monday gratitude

Assalamuallaikum

rasa syukur hari senin yang ditulis di hari selasa…..bhhaiiiiqque…

monday gratitude ini merupakan program di IIP, tiap senin suka disuruh menceritakan rasa syukur kita mengenai hidup yang dijalani

kalau rajin siy mestinya kita punya jurnal harian tentang hal-hal yang disyukuri, kaya artis disas, katanya siy punya jurnal gratitude gitu

salah satu manfaat memiliki jurnal gratitude dapat menurunkan tingkat stress dan memperpanjang usia

kebetulan, ketika lagi ada chat tentang monday gratitude di WAG IIP Asia, saya lagi chat sama beliau. Jadi saya main slonong aja

 

“monday gratitude mxxxx : punya calon suami, axxx…alhamdulillah”

“kalau monday gratitudenya axxx apa?”

“monday gratitude axxx : punya calon istri, mxxxx…alhamdulillah”

 

hmmmm sungguh receh  yak

dan tidak kreatif banget,  pake nyontek…hmmm…

silahkan pembaca muntah-muntah

 

kayanya musti sering-sering maen recehan begini, eh bukan

musti rutin saling mengungkapkan rasa syukur pada pasangan

biar apa?

biar apa ya…hmmm….biar merasa dicintai, mungkin?

eaaak…pembaca kembali muntah-muntah

 

udah ah

wassalam

Menyembuhkan Luka

Assalamuallaikum semuanya,

Komunikasi Produktif

Game 1 Level 1 hari ke-13

Hari Senin kemarin,

Hari ini merupakan hari libur nasional di Jepang, Hari menghormati orang-orang lanjut usia. Hari sebagai pengingat bahwa para orang tua tersebut sudah banyak memberi kontribusi kepada masyarakat dan negara, maka kita harus berterimakasih

luar biasa ya betapa bangsa Jepang sangat menghormati orang-orang lanjut usia

Pagi-pagi, guru pembimbing Alif disekolah, L Sensei, yang merupakan orang Indonesia yang menikah dengan Orang Jepang dan sudah lama menetap di sini, menelpon

Beliau ingin meminta tolong saya sebagai orang tua untuk banyak berkomunikasi dan berdiskusi dengan Alif dalam mencari ide dan topik untuk membuat tulisan sebagai awal dari persiapan mengikuti speech contest berbahasa Jepang yang akan diadakan 2 bulan ke depan

selain itu kami membahas banyak hal tentang Alif kun, bagaimana dia di sekolah, di rumah dan di tempat les

bagaimana saya harus bersikap dan lainnya

dari hasil diskusi kami, kami menyimpulkan bahwa Alif memiliki rasa Percaya Diri yang harus ditingkatkan

saya berusaha mengingat-ingat peristiwa apa di masa lalu yang membuat PDnya seperti saat ini, apalagi sejak libur summer yang panjang, menurut Sensei. Semua kepercayaan dirinya seperti dari awal dia baru datang di sekolah ini

akhirnya, setelah menutup telepon dari L Sensei, saya mulai berkomunikasi dengan Alif

usut punya usut dia mengingat bahwa waktu dulu di sekolahnya yang lama, dia sering kena bully verbal, sering pulang menangis…hal ini terjadi di kelas 1-2, saya lupa tepatnya, memang saya ingat bahwa Alif sering bercerita tentang salah satu temannya ini yang mulutnya bagus banget dan selalu menyerang Alif secara pribadi

saya, kakek dan neneknya sering memotivasi dia, untuk jangan terlalu dipikirkan, bahwa menjauh saja dari temannya tapi mungkin kami sebagai orang tua tidak menyadari efek jangka panjang dari perlakukan temannya kepada dirinya

sehabis dia bercerita itu, dia menangis kepada saya

sebagai ibu tentu saya sedih

namun saya memotivasi dia dan meminta dia mengikhlaskan hal buruk itu terjadi, memaafkan temannya, karena dengan begitu hatimu akan tenang

mudahan kita bisa jadi yang lebih baik lagi ya jib

baik mamah maupun ajib…aamiin…

  • Hal menarik yang saya dapatkan dari komunikasi saya dengan Ajib kun

Bahwa, komunikasi yang baik antara orang tua dan guru di sekolah sangat penting dalam membantu komunikasi orang tua dan anak, dan untuk peningkatan perkembangan anak

 

  • Perubahan yang saya buat kemarin dalam berkomunikasi

saya harus banyak menyelami perasaan anak, khususnya Alif yang orang tuanya tidak lengkap, anaknya punya perasaan lembut dan banyak menyimpan sendiri

semangat mamah citra!!

wassalam

#hari13

#gamelevel1

#tantangan10hari

#komunikasiproduktif

#kuliahbundasayang

#institutibuprofesional

Asumsi

Assalamuallaikum semuanya,

Komunikasi Produktif

Game 1 Level 1 hari ke-12

Hari Minggu kemarin,

Hari ini kami ada undangan makan siang di rumah salah satu sahabat yang akan back for good ke Indonesia, karena sudah menyelesaikan PhDnya

dilanjutkan mamah musti latihan tari dan angklung untuk perform di 2 acara berbeda, kegiatan dengan warga jepang dan satunya kegiatan PPI (Persatuan Pelajar Indonesia)

sampai sore

dan lanjut temen-temen sepulang berkegiatan numpang sholat di rumah dan ganjel perut

rumah saya suka jadi markas karena letaknya yang dekat dengan kampus, dan belum bersuami hihi…jadinya lebih nyaman kalau temen-temen perempuan (dan anak-anak) untuk ngumpul

praktis komunikasi saya dan alif nggak begitu banyak, karena dia asyik main sama sahabat-sahabatnya dan saya dengan sahabat-sahabat saya

namun saat malam hari, dan sebagian sahabat-sahabat masih ada yang belum pulang, salah satu ibu teman sekolah Alif warga Indonesia menelpon untuk menanyakan PR untuk selasa, kebetulan hari senin besok adalah hari libur nasional di Jepang (Hari menghormati orang-orang berusia lanjut)

ketika itu saya sudah agak menuduh Alif (di depan orang banyak) bahwa dia belum mengerjakan PR, mamah agak teledor nggak ngecek PR alif, setahu mamah biasanya kalau PR wiken selalu diselesaikan Alif di hari sabtu, sehingga hari minggu dia bisa bebas bermain

kemudian Alif berkata bahwa memang dia sudah mengerjakan di hari sabtu

saya jadi malu juga sebagai ibu bersikap seperti tadi

pembelajaran untuk hari ini

  • Hal menarik yang saya dapatkan dari komunikasi saya dengan Ajib kun

Bahwa, sebaiknya tidak mengambil kesimpulan sepihak dan menuduh anak, di depan umum

jangan

  • Perubahan yang saya buat kemarin dalam berkomunikasi

saya harus lebih “hadir” untuk anak ketika ada di rumah, sehingga tahu apa saja yang sudah dia kerjakan, dan bukannya masih sibuk dengan urusan kampus dan lainnya

maafin mamah ya njib, semangat!!

wassalam

#hari12

#gamelevel1

#tantangan10hari

#komunikasiproduktif

#kuliahbundasayang

#institutibuprofesional